800 Orang Lebih Tewas saat Gempa Magnitudo 6,0 di Afghanistan

Selasa, 02 Sep 2025, 01:00 WIB

KABUL - Lebih dari 800 orang tewas dan 2.000 lainnya terluka saat gempa magnitudo 6,0 mengguncang wilayah timur Afghanistan pada Minggu (31/8) malam waktu setempat, kata Kementerian Informasi negara tersebut.

Survei Geologi Amerika Serikat atau United States Geological Survey (USGS) mencatat gempa terjadi pukul 23.47 waktu setempat (Senin, 02.17 WIB), dengan pusat gempa berlokasi 27 kilometer sebelah timur laut Jalalabad pada kedalaman 8 kilometer.

Ket. Foto: Sumber: USGS/Koran Jakarta/ones/and — Sumber: afp

Banyak rumah yang terbuat dari bata lumpur rata dengan tanah. Kondisi geografis yang sulit dan jalur yang terputus akibat longsor menghambat tim penyelamat untuk mencapai lokasi terdampak.

Seorang pejabat kementerian mengatakan bahwa korban jiwa telah dilaporkan di distrik Nur Gal, Sawki, Watpur, Manogi, dan Chapa Dara di provinsi Kunar.

Ia mengatakan angka kematian dan korban luka belum final karena para pejabat masih berkomunikasi dengan penduduk setempat di banyak daerah terpencil dan tim bantuan sedang dalam perjalanan.

Jalan menuju Dewa Gul di distrik Sawki dan Mazar Dara di distrik Nur Gul terblokir akibat longsor, sehingga menyulitkan tim penyelamat untuk mencapai daerah terdampak.

Warga setempat menggambarkan gempa tersebut sebagai salah satu yang terkuat yang pernah melanda negara mereka.

Sementara itu, Juru bicara pemerintahan sementara Afghanistan, Zabihullah Mujahid, mengonfirmasi bahwa gempa tersebut telah menimbulkan korban jiwa.

“Sangat disayangkan, gempa malam ini telah menyebabkan hilangnya nyawa dan kerusakan properti di beberapa provinsi timur kami,” tulisnya di platform media sosial X.

Mujahid menuturkan pejabat lokal dan penduduk terlibat dalam upaya penyelamatan, dengan tim bantuan dari provinsi pusat dan sekitarnya menuju ke daerah tersebut.

“Semua sumber daya yang tersedia akan dikerahkan untuk menyelamatkan nyawa,” ujarnya.

Setidaknya dua gempa susulan dengan magnitudo 5,2 mengguncang daerah yang sama setelah gempa besar, menurut USGS.

Juru bicara kementerian Dalam Negeri Afghanistan Abdul Mateen Qani menjelaskan bahwa korban tewas di Kunar telah mencapai 610 orang, dengan 1.300 orang mengalami luka-luka dan banyak rumah hancur. Di Nangarhar, 12 orang tewas, 255 luka-luka, dan puluhan rumah rusak.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.