Kemenhut Dukung Ketahanan Pangan dengan Upaya Konservasi
Senin, 01 Sep 2025, 15:40 WIBJakarta -- Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengatakan upaya konservasi tidak hanya dilakukan untuk menyelamatkan satwa dilindungi, tetapi juga untuk mendukung ketahanan pangan.
"Salah satunya swasembada daging. Kita punya problem terhadap sapi bali, itu berat tubuhnya menurun terus," kata Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kemenhut Satyawan Pudyatmoko di Jakarta, Senin.
Dia menyebut bahwa penurunan berat rata-rata dari sapi bali (Bos javanicus domesticus)Â dapat berdampak besar, karena jenis sapi itu dimanfaatkan sebagai sapi potong untuk daging atau sapi pekerja yang membajak sawah.
Untuk menanggulangi tren tersebut, kata dia, diperlukan penambahan genetik dari banteng (Bos javanicus). Hal itu mengingat sapi bali merupakan bentuk domestik dari banteng yang terjadi beribu tahun lalu.
"Telah dilakukan kerja sama antara Kemenhut lewat Ditjen KSDAE dengan berbagai pihak termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengawinkan pejantan banteng dan betina dari jenis sapi bali," ujarnya.
Upaya itu, kata dia, juga didukung oleh penggunaan asistensi teknologi seperti bank hayati atau biobank untuk menambah genetik dari jenis sapi bali tersebut.
"Dari situ menghasilkan anakan dan anakan itu kita serahkan ke peternak. Itu salah satu manfaat mengapa kita harus punya biobank," katanya.
Sebelumnya, pemerintah bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk pemanfaatan biobank untuk upaya konservasi satwa terancam punah dan menambah populasinya.
Tidak hanya biobank, pemerintah juga kini terus melakukan bioprospeksi atau upaya menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi dari pemanfaatan spesies endemik di berbagai wilayah Indonesia. Upaya bioprospeksi itu termasuk juga untuk memproses paten demi mencegah pembajakan biologi atau biopiracy.
- ketahanan pangan
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Nepal Gelar Pemilu Penting Pasca Gelombang Demo Gen Z yang Menggulingkan Pemerintahan
-
Baznas Kota Tangerang Himpun Rp12 Miliar ZIS Selama Ramadhan 1447 H
-
Jangan Sampai Bingung, Ini Strategi Agar Harga Mobil Listrik Tetap Murah di Seluruh Indonesia
-
Pemkab Kapuas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Jakatan Masaha
-
Kesulitan Akses Air, Warga Sigi Andalkan Sumber Air Alam dan Tempuh Jarak Jauh
-
Pemanfaatan lahan tidur untuk ketahanan pangan
-
Striker Persija Eksel Akan Berikan Kemampuan Terbaik Jika Dipanggil Herdman ke Timnas
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.