Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Demo Nasional Memanas, Unnes Berlakukan Kuliah Daring 1–4 September 2025

📅 Senin, 01 Sep 2025, 18:40 WIB | Oleh:
Demo Nasional Memanas, Unnes Berlakukan Kuliah Daring 1–4 September 2025 Doc: ANTARA/HO-Unnes
Ket. Kampus Universitas Negeri (Unnes) Semarang.

SEMARANG - Universitas Negeri Semarang (Unnes) menerapkan sistem perkuliahan dalam jaringan (daring) selama empat hari pada 1-4 September 2025 seiring gelombang demo di sejumlah daerah.

Kepala Hubungan Masyarakat Unnes Rahmat Petuguran di Semarang, Senin, menyebutkan kebijakan itu berdasar Surat Edaran (SE) Nomor B/17019/UN37/DI.06.04/2025 tentang Pelaksanaan Perkuliahan Dalam Jaringan Unnes tertanggal 31 Agustus 2025.

Dalam SE tersebut disebutkan bahwa kuliah daring diberlakukan untuk menyesuaikan dengan situasi dan kondisi bangsa Indonesia saat ini.

"Mahasiswa Unnes agar tetap menjaga situasi dan kondisi yang kondusif," demikian bunyi lanjutan SE tersebut yang ditandatangani Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof Zaenuri.

Rahmat mengungkapkan sebelumnya sempat ada mahasiswa Unnes yang diamankan kepolisian saat mengikuti aksi solidaritas untuk pengemudi ojol mendiang Affan Kurniawan.

Namun, kata dia, sebanyak 13 mahasiswa Unnes tersebut sudah dipulangkan.

Berbeda dengan Unnes, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang hingga saat ini belum memberikan instruksi resmi untuk perubahan sistem perkuliahan menjadi daring.

"Undip hingga saat ini belum memberikan instruksi resmi terkait perubahan sistem perkuliahan daring atau 'online'," kata Direktur Jejaring Media, Komunitas, dan Komunikasi Publik Undip, Nurul Hasfi.

Meski demikian, kata dia, dosen diberikan ruang untuk menyesuaikan metode pembelajaran, termasuk memanfaatkan perkuliahan daring apabila kondisi tidak memungkinkan.

"Undip tetap mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran proses belajar mengajar," pungkasnya.

Sebelumnya, kericuhan terjadi buntut aksi demo di sejumlah daerah, termasuk di Jateng, seperti di Kota Pekalongan, Kota Tegal, Kota Surakarta, dan Kota Semarang, 29-30 Agustus 2025.

Bahkan, massa sempat merusak dan membakar gedung fasilitas umum dan fasilitas pelayanan publik, seperti Gedung DPRD Kota Pekalongan, beserta kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.