Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AAUI Desak Korban Demo Segera Tuntaskan Klaim Asuransi

📅 Senin, 01 Sep 2025, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
AAUI Desak Korban Demo Segera Tuntaskan Klaim Asuransi Doc: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Ket. Pekerja mengumpulkan barang yang dikeluarkan dari rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani oleh massa tidak dikenal di Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (31/8/2025).

JAKARTA – Masyarakat diimbau segera melaporkan kerugian untuk klaim asuransi huru-hara (RSMD 4.1A/4.1B) kepada perusahaan penerbit polis, jika terdampak aksi demonstrasi yang terjadi belakangan ini.

RSMD (riot, strike, and malicious damage) merupakan perluasan polis harta benda atau properti maupun kendaraan bermotor yang memberikan perlindungan terhadap risiko kerusuhan, pemogokan, perbuatan jahat, hingga huru-hara.

“Tentunya disertai dengan bukti-bukti pendukung. Hal ini penting agar proses penyelesaian klaim dapat segera diproses sesuai dengan ketentuan polis masing-masing,” kata Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Budi Herawan dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (1/9).

Dalam hal ini, AAUI berkomitmen untuk segera menyelesaikan proses klaim sepanjang dijamin dalam polis. Asosiasi juga mendorong perusahaan asuransi umum memenuhi kewajiban pembayaran klaim tepat waktu sesuai ketentuan.

AAUI memahami kesulitan masyarakat, khususnya pemilik kendaraan roda empat maupun roda dua yang terbakar, dalam menyiapkan bukti klaim.

Namun, asosiasi meyakini perusahaan penerbit polis dapat mengidentifikasi kendaraan melalui nomor rangka dan nomor polisi, serta menegaskan memiliki tanggung jawab moral untuk tidak mempersulit proses klaim yang sah.

AAUI menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kondisi yang terjadi di Jakarta dan beberapa daerah lain di Indonesia pasca demonstrasi yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir.

Budi mengatakan, pihaknya juga terus memantau perkembangan situasi khususnya dampak yang timbul dari aksi demonstrasi.

Ia mengamini bahwa terdapat sejumlah laporan awal terkait kerusakan akibat aksi demonstrasi yang disampaikan oleh anggota AAUI maupun cabang AAUI di daerah.

Laporan tersebut mencakup kerusakan pada aset tetap maupun bergerak, seperti pagar kantor DPR/MPR RI, kantor DPRD di Makassar dan Jambi, kantor kepolisian di Jabodetabek, kendaraan dinas, fasilitas umum, serta bangunan lainnya.

“Termasuk di sini adalah kerusakan yang terjadi di kota Surabaya (di antaranya termasuk Gedung Negara Grahadi),” kata Budi.

AAUI pun akan terus berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), baik di tingkat pusat maupun kantor wilayah, untuk memastikan sinergi dalam penanganan klaim dan penguatan industri.

Cabang AAUI di daerah juga memiliki komitmen yang sama dengan pusat dalam mendukung anggota asosiasi, memberikan perlindungan optimal bagi masyarakat, menjaga stabilitas industri asuransi umum, serta membantu pemulihan roda perekonomian nasional.

AAUI berharap tidak terjadi lagi perusakan fasilitas publik maupun pribadi serta kerugian lain di kemudian hari, sekaligus berharap seluruh masyarakat Indonesia, pelaku industri perasuransian, dan para pemangku kepentingan agar senantiasa diberikan keselamatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.