Apakah Akan Ada Demo Besar-besaran di Jakarta Kamis Besok? Polda Metro Siapkan 4.531 Personel di Depan Gedung DPR RI
Rabu, 27 Agu 2025, 18:57 WIBJAKARTA â Demo besar-besaran apakah kembali akan terjadi di Jakarta pada Kamis (28/8) besok. Kepastian itu terjawab karena Polda Metro Jaya nyatanya telah menyiapkan 4.531 personel gabungan untuk mengawal unjuk rasa kelompok buruh di depan Gedung DPR RI dan depan Istana Negara, Jakarta, Kamis.
"Untuk mengamankan aksi besok (28/8), 4.531 personel gabungan sudah disiapkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi di Jakarta, Rabu (27/8).
Ribuan personel itu terdiri atas 2.174 personel Polda Metro Jaya, 1.725 personel bawah kendali operasi (BKO) yang melibatkan unsur TNI AD, Marinir, Brimob Mabes, Den C, Kodim Jakarta, Kogas Sabhara, Satpol PP dan Dishub. "Kemudian, 632 personel dari jajaran Polres," katanya.
Ia menghimbau kepada para pengunjuk rasa agar menyampaikan pendapat dengan tertib, damai dan tidak mengganggu ketertiban umum.
Ia juga mengingatkan massa agar tidak memaksakan diri masuk ke ruas tol karena dapat membahayakan keselamatan. âKami mohon kepada para buruh untuk menjaga ketertiban, menyampaikan aspirasi dengan damai, sesuai aturan. Jangan sampai ada tindakan anarkis yang justru merugikan,â tegasnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas potensi ketidaknyamanan akibat rekayasa lalu lintas yang mungkin diberlakukan.
âKami memohon maaf jika nanti ada pengalihan arus lalu lintas yang menimbulkan ketidaknyamanan. Langkah ini semata-mata untuk menjaga keamanan, keselamatan dan kelancaran bersama,â katanya.
Polisi mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan di sekitar kawasan DPR untuk mencari rute alternatif dan selalu mengikuti informasi terkini arus lalu lintas melalui akun resmi media sosial TMC Polda Metro Jaya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya bakal merekayasa arus lalu lintas karena unjuk rasa di Jakarta, terutama sekitar Istana, Mahkamah Konstitusi dan DPR RI pada Kamis (28/8).
"Untuk konsep pelayanan penyampaian pendapat di muka umum, masih sama. Jadi, silakan masyarakat menyampaikan pendapat, diatur oleh undang-undang," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin.
Ia menyebut, rencana rekayasa arus lalu lintas sudah disiapkan, namun penerapannya bersifat situasional tergantung jumlah dan mobilitas massa yang hadir.
Bila massa demo bisa berbagi ruas jalan dengan pengguna jalan lain, kata Komarudin, maka arus lalu lintas tetap berjalan normal.
Namun, tegasnya, jika massa sampai memakan badan jalan, maka akan dilakukan pengalihan arus.
- Demo
- Gedung DPR
- Polda Metro Jaya
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Sadis, Perampok di Jatibening Habisi Nyawa Korban Pakai Linggis, Polisi Temukan Bukti Mengerikan
-
Sengaja Mudik Mepet, Terungkap Alasan Pemudik Baru Serbu Terminal Kampung Rambutan di H-2 Lebaran
-
Polda Metro Jaya Bongkar Praktik Laboratorium Narkotika di Tangerang
-
Iran Gempur Pangkalan Militer Inggris di Diego Garcia
-
Menkeu: Proses Seleksi Pimpinan Otoritas Jasa Keuangan Dikebut supaya Respons Pasar Lebih Cepat
-
Wamenpar Ni Luh Puspa Ingatkan SDM Pariwisata Ikuti Perkembangan Teknologi
-
Messi Cetak 900 Gol, Rekor Terbanyak Kedua Sepanjang Sejarah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.