Junta Myanmar: Pemberontak Hancurkan Jembatan Kereta Bersejarah

Selasa, 26 Agu 2025, 02:15 WIB

YANGON - Junta militer yang berkuasa di Myanmar mengatakan pada Minggu (24/8) bahwa sebuah jembatan era kolonial yang dulunya merupakan jembatan kereta tertinggi di dunia, telah dibom dan dihancurkan oleh kelompok pemberontak bersenjata antikudeta.

Perang saudara telah melanda Myanmar sejak kudeta tahun 2021 menggulingkan pemerintahan sipil, dengan militer memerangi berbagai gerilyawan prodemokrasi dan organisasi etnis bersenjata.

Ket. Foto: Jembatan Gokteik — Sumber: myanmar-now.or

“Tentara Pembebasan Nasional Ta'ang (TNLA) dan Pasukan Pertahanan Rakyat telah mengebom dan menghancurkan jembatan Gokteik,” kata juru bicara junta, Zaw Min Tun.

Berdiri 102 meter di atas ngarai, Jembatan Gokteik merupakan jembatan tertinggi di Myanmar dan merupakan jembatan kereta tertinggi di dunia saat dibuka pada tahun 1901 selama era kolonial Inggris.

Video dan foto di media sosial menunjukkan sebagian jembatan runtuh dan rusak. Jembatan ini menghubungkan Mandalay dengan Negara Bagian Shan di utara melalui jalur kereta.

Seorang juru bicara TNLA membantah tuduhan tersebut dan mengatakan justru junta yang telah mengebom jembatan tersebut.

"(Tentara) Myanmar mencoba mengebom pangkalan kami pagi ini dengan menggunakan drone. Mereka mengebom pasukan kami, tetapi bom mereka juga mengenai jembatan Gokteik," kata Lway Yay Oo.

Kota-kota terdekat Nawnghkio dan Kyaukme telah menyaksikan pertempuran sengit antara TNLA dan junta dalam beberapa pekan terakhir, dan pada Juli lalu junta mengklaim telah merebut kembali Nawnghkio. SB/AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.