Pertamina Pastikan Penyaluran BBM Telah Pulih akibat Longsor Trans Nabire-Papua
📅 Senin, 25 Agu 2025, 07:57 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
JAYAPURA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) telah pulih pasca-longsor di jalan Trans Nabire KM 139–141, Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah pada 14 Agustus 2025 yang lalu.
Area Manager Communication, Relation & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Ispiani Abbas di Jayapura, Minggu (24/8), mengatakan kini penyaluran BBM ke lembaga penyalur terdampak yang ada di Kabupaten Dogiyai.Deiyai dan Paniai sudah berjalan normal kembali.
"Per hari ini kami Pertamina telah menyalurkan BBM ke lembaga penyalur terdampak, yakni dua SPBU di Kabupaten Dogiyai, satu di Deiyai dan tiga SPBU di Paniai," katanya.
Menurut Ispiani, sejak kejadian longsor, Pertamina terus berkoordinasi secara intensif dengan Pemerintah Daerah setempat dan pihak terkait untuk mencari solusi dan mengidentifikasi jalur alternatif agar penyaluran energi tetap dapat dilakukan.
"Berkat dukungan dari pemerintah daerah setempat, pada 23 Agustus 2025, jalur yang sempat terputus akibat longsor telah berhasil dibuka kembali dan dapat dilalui kendaraan, termasuk mobil tangki BBM," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menjelaskan sebelumnya Pertamina yang telah menyiagakan mobil tangki bermuatan BBM, langsung bergerak untuk mendistribusikan BBM ke SPBU-SPBU terdampak.
"Seluruh SPBU tersebut disuplai dari Fuel Terminal (FT) Nabire, ketahanan stok yang ada di FT Nabire dalam kondisi aman dan siap untuk di salurkan," katanya lagi.
Di menambahkan per hari ini, ketahanan stok di Fuel Terminal Nabire adalah untuk produk gasoline yakni Pertamax Series dan Pertalite sekitar 7 hari ke depan dan produk gasoil atau Dex Series dan Solar sekitar 13 hari ke depan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Stok ini akan tetap dijaga seiring dengan suplai yang akan masuk ke FT Nabire. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan," ujarnya.
Dia menjelaskan sebelumnya, sebagai bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan energi bagi masyarakat, kami berkoordinasi dengan PLN dengan melakukan pengiriman BBM untuk operasional PLN melalui jalur udara ke Kabupaten Deiyai.
“Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 atau mengikuti kanal resmi media sosial Pertamina,”katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!