Teknologi AI Disebut Bisa Jadi “Mesin Pendorong” UMKM Indonesia, Pasar Global Tak Lagi Mustahil
Sabtu, 23 Agu 2025, 23:50 WIBJAKARTA - Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi digital oleh UMKM bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak di tengah persaingan global yang semakin ketat.Â
Kementerian Ekonomi Kreatif menekankan bahwa AI mampu menjadi âpendobrak batasâ yang memungkinkan pelaku UMKM menembus pasar lebih luas, bahkan hingga kancah internasional.Â
Teknologi ini tidak hanya membantu dalam hal pemasaran digital, tetapi juga dalam memahami perilaku konsumen, mengelola rantai pasok, hingga melakukan prediksi tren produk yang akan diminati pasar.
Namun, narasi ini sekaligus provokatif karena memperlihatkan kesenjangan nyata: masih banyak UMKM Indonesia yang terjebak pada cara konvensional, minim literasi digital, dan terhalang akses infrastruktur teknologi.Â
Tanpa keberanian untuk mengadopsi AI, UMKM berisiko tertinggal dan hanya menjadi penonton di tengah revolusi bisnis digital.
Analisis lebih dalam menunjukkan bahwa AI dapat membuka jalan menuju ekonomi kreatif yang lebih inklusif dan berdaya saing, karena data transaksi dan perilaku konsumen yang diolah secara cerdas bisa digunakan sebagai modal untuk inovasi produk.Â
Namun, adopsi teknologi ini harus dibarengi dengan kebijakan pendampingan, pembiayaan, serta penguatan literasi digital, agar UMKM tidak sekadar menjadi pengguna pasif, tetapi benar-benar mampu menguasai teknologi untuk keberlanjutan bisnis mereka.
Dengan demikian, seruan Kementerian Ekonomi Kreatif bisa dibaca sebagai peringatan keras: UMKM harus segera bertransformasi digital dengan memanfaatkan AI, atau akan tersisih dalam arus pasar global yang bergerak jauh lebih cepat dari ritme konvensional.
Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya saat dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (23/8), mengatakan adopsi teknologi, termasuk AI, menjadi langkah strategis menciptakan ekosistem ekraf yang tangguh, inovatif, dan adaptif.
"AI bukan semata tentang teknologi, melainkan tentang bagaimana kita menghadirkan alat baru bagi pelaku ekraf untuk meningkatkan kreativitas, efisiensi, dan daya saing produk mereka. Dengan penguasaan digital, UMKM diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas tanpa kehilangan identitas karya Indonesia,â ujar Menekraf Riefky.
Direktur Teknologi Digital Baru Kemenekraf Dandy Yudha Feryawan menambahkan AI dapat menjadi alat bantu praktis untuk meningkatkan kapasitas talenta ekraf, tapi, kreativitas dan orisinalitas pelaku usaha tetap menjadi hal utama.
Kementerian Ekraf memberikan pelatihan tentang pemanfaatan AI KreasiAI bagi pelaku UMKM di Kota Depok, Jawa Barat.
âKami berharap melalui KreasiAI, pegiat ekonomi kreatif Kota Depok semakin siap dan berdaya saing dalam mengadopsi teknologi AI, sehingga ekraf dapat terus menjadi the new engine of growth (mesin baru pertumbuan) bagi Indonesia,â kata Dandy.
Peserta pelatihan ialah pelaku ekraf subsektor kuliner, kriya, dan fesyen, dengan agenda pelatihan praktis, pendampingan, serta demo teknologi dari startup AI lokal. Program itu bertujuan memperkuat kapasitas pelaku ekraf agar lebih adaptif dan berdaya saing di era digital.
Kementerian Ekraf mencatat, lebih dari 90 persen UMKM di Indonesia masih belum mengoptimalkan pemanfaatan AI. Melalui KreasiAI, peserta diajarkan membuat foto produk dan video promosi, menyusun strategi pencitraan, hingga memahami Uji 4 Langkah Orisinalitas Karya untuk menghindari pelanggaran hak cipta.
Program ini terselenggara berkat kolaborasi Kementerian Ekraf, Kumpul Impact, Bank BJB, dan Dinas UKM Kota Depok. Wakil Direktur Program KUMPUL.ID, Mia Aulia Gaswara, menekankan pentingnya literasi digital agar UMKM mampu bersaing di era ekonomi digital.
Apresiasi juga datang dari Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Depok Iskandar Zulkarnaen serta Manajer Sentra UMKM Bank BJB Sonny Hendratyo yang menegaskan dukungan penuh terhadap UMKM naik kelas melalui teknologi.
- Teknologi AI
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Rayakan Hari Tari Sedunia, 1.500 Penari Angkat Karya Kolosal Aku Kipas
-
Riset Global: Kredibilitas Jadi Tantangan Utama Merek di Era Jawaban AI
-
Personel Kodim 1710/Mimika Berpartisipasi Aktif dalam Seleksi Paskibraka 2026
-
Realme Siapkan Peluncuran Realme P4 Series, Fokus pada Baterai Besar dan AI Gaming
-
Nurlaela, Guru SD di Jakarta Timur, Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur
-
Peringati Hardiknas, Gubernur Gorontalo Minta Guru Jangan Sampai Kalah oleh Teknologi AI
-
Pemkot Singkawang Usulkan Penguatan Irigasi untuk Atasi Ancaman Kekeringan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.