Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wagub DKI Rano Karno Ungkap Strategi Jakarta Mengejar Posisi Kota Global

📅 Jumat, 22 Agu 2025, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wagub DKI Rano Karno Ungkap Strategi Jakarta Mengejar Posisi Kota Global Doc: Istimewa
Ket. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, membahas strategi menjadikan Jakarta sebagai kota global kepada para pelajar di Sekolah HighScope Indonesia (SHI),

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, membahas strategi menjadikan Jakarta sebagai kota global kepada para pelajar di Sekolah HighScope Indonesia (SHI), Jakarta Selatan, dalam acara peringatan HUT ke-80 Indonesia pada Selasa (12/8). Dalam acara tersebut, turut hadir Founder and CEO Research and Development for Advancement (Redea) Institute dan HighScope Indonesia Antarina S.F Amir, Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Ali Murtadho, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana, Staf Khusus Gubernur Bidang Kesra Muhammad Ibnu, serta 144 siswa dan siswi dari kelas 8-9 Sekolah HighScope Indonesia - TB.Simatupang.

Berdasarkan Global Cities Index, Jakarta menduduki peringkat ke-74 dari ratusan kota di seluruh dunia. Posisi ini menggambarkan ada peluang dan tantangan dalam memperkuat peran Jakarta di skala internasional. Indeks tersebut menilai berbagai faktor, di mana salah satu dan utamanya adalah sumber daya manusia (SDM).

Untuk memenuhi indikator sebagai kota global, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saat ini terus memperkuat program di bidang pendidikan, budaya, dan ekonomi. Salah satu kriterianya yaitu kualitas sumber daya manusia (SDM) mencapai 30 persen,termasuk tingkat pendidikan penduduk di Jakarta.

“Agar bisa mencapai top kota global, sejumlah persyaratan harus dipenuhi seperti peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi dan penguatan budaya lokal,” ujar Rano.

Sejumlah program konkret Pemprov DKI Jakarta dalam peningkatan kualitas SDM dalam sektor pendidikan adalah menambah jumlah penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) dari 500 ribu menjadi 700 ribu siswa, serta memberikan beasiswa kepada ribuan pelajar yang kesulitan melanjutkan pendidikan.

Dalam konteks penguatan pendidikan sebagai komponen kunci peningkatan SDM, peran institusi pendidikan menjadi penting. Sekolah HighScope Indonesia, yang menerapkan pendekatan system pembelajaran aktif dan real world focus, menjadi contoh institusi yang mendukung tujuan tersebut dengan fokus pada pengembangan kompetensi kognitif, sosial-emosional, literasi, serta kreativitas melalui pembelajaran berbasis proyek dan asesmen autentik.

Peran guru difokuskan sebagai fasilitator yang membimbing kemandirian dan keterampilan berpikir kritis, didukung praktik bilingual, integrasi teknologi yang relevan, serta keterlibatan orang tua.

“Di Sekolah HighScope Indonesia, bukan hanya siswa yang belajar. Para guru dan staf juga terus belajar untuk meningkatkan keterampilan dalam mengajar serta mengelola sekolah secara optimal, “ ujar Antarina S.F Amir. Ekonomi, Teknologi, dan Aspirasi Generasi Muda Kriteria lainnya yang harus dipenuhi adalah aktivitas bisnis mencapai 30 persen.

“Selama 20-30 tahun ke depan, ekonomi Indonesia tidak akan berpindah dari Jakarta karena seluruh bank internasional masih berada di sini,” kata Rano.

Selain pengembangan SDM dan ekonomi, akses teknologi, internet, dan sistem keamanan juga menjadi bagian penting dari langkah Jakarta menuju kota global.

Pada kesempatan Hari Kemerdekaan ini, Rano juga memotivasi pelajar Sekolah HighScope Indonesia - TB.Simatupang untuk berani bermimpi besar dan mengejar cita-cita dengan semangat, aspirasi dan tekad yang kuat.

“Kemerdekaan ini sudah di tangan kita, dan sekarang ada di tangan kalian. Saya bangga dengan sekolah ini. Dulu anak saya bersekolah di sini, sekarang cucu saya bersekolah di sini,” ungkap Rano. *

Tentang Sekolah HighScope Indonesia

Sekolah HighScope Indonesia - TB Simatupang berdiri sejak tahun 1996 dan awalnya berlokasi di Pondok Indah. Menjelang usia ke-29, sekolah ini telah berkembang pesat, mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini hingga kini memiliki SD, SMP, dan SMA. Hingga saat ini, lebih dari 1.000 alumni telah lulus dan diterima di 351 universitas di 21 negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

24 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.