Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menyiagakan Tim Reaksi Cepat 24 Jam untuk Mengantisipasi Cuaca Ekstrem

📅 Rabu, 20 Agu 2025, 23:15 WIB | Oleh:
Menyiagakan Tim Reaksi Cepat 24 Jam untuk Mengantisipasi Cuaca Ekstrem Doc: Antara

Yogyakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyiagakan tim reaksi cepat (TRC) selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem di provinsi ini yang diperkirakan berlangsung hingga 21 Agustus 2025.

"Kalau TRC kita ini kan di Yogyakarta 24 jam, begitu ada laporan, pasti kita akan melakukan penanganan," ujar Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD DIY Julianto Wibowo di Yogyakarta, Rabu.

Julianto menyebut peringatan dini dari BMKG pada 19 Agustus memproyeksikan hujan sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di DIY, khususnya di Sleman bagian utara, Kulon Progo bagian tengah, Gunung Kidul bagian utara, dan Kota Yogyakarta.

Ia menjelaskan TRC bekerja tanpa henti melalui posko dan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops). Sistem ini memungkinkan laporan dari kabupaten/kota langsung ditindaklanjuti.

"Pusdalops dan TRC itu sistem kerjanya 24 kali 7 (hari), jadi tidak ada liburnya," ujarnya.

Soal masih adanya potensi cuaca ekstrem, menurut dia, BPBD DIY sudah menekankan kesiapsiagaan ke BPBD kabupaten/kota sekaligus mengimbau warga melakukan langkah antisipasi secara mandiri.

"Masyarakat perlu memangkas dahan-dahan pohon yang rawan tumbang saat angin kencang serta membersihkan saluran-saluran got agar tidak menimbulkan genangan," katanya.

Terkait penanganan dampak cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang di DIY pada Selasa (19/8), menurut dia, masih bisa ditangani oleh masing-masing kabupaten/kota.

"Belum ada permintaan bantuan dari kabupaten/kota, sehingga provinsi cukup melakukan pemantauan," ujar Julianto.

Ia menambahkan, status darurat hingga kini belum ditetapkan karena dampak cuaca ekstrem belum meluas dan tidak ada kabupaten/kota yang mengeluarkan SK darurat.

"Kalau sudah ada dua kabupaten menetapkan status (darurat), kita akan menetapkan. Itu biasanya dampaknya besar dan genting kalau kecil-kecil tidak," kata dia.

Selain TRC, BPBD DIY juga mengoptimalkan peran Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) dan relawan lokal yang tersebar di kelurahan.

"FPRB bersama relawan menjadi bagian penting untuk menyampaikan peringatan dini dan langkah-langkah pengurangan risiko di masyarakat. Mereka adalah bagian dari Kelurahan Tangguh Bencana," urai Julianto.

Ia menuturkan koordinasi penanganan darurat melibatkan lintas instansi apabila diperlukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
Kebakaran Pangkalan Militer...
Nasional
Dibawah Kepemimpinan Wisnu ...
Advertisement
Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.