Tunggal Putri Harus Mulai Unjuk Gigi

Selasa, 19 Agu 2025, 07:10 WIB

JAKARTA – Terlalu lama tunggal putri tak mampu merengkuh gelar level tinggi. Sektor tunggal putri bulu tangkis Indonesia dibebani target realistis, meraih medali di Kejuaraan Dunia 2025, tanpa mematok warna maupun nama atlet. Meski demikian, harapan terbesar tetap pada torehan setinggi mungkin demi memutus dahaga gelar yang sudah tiga dekade puasa.

Pelatih Kepala Tunggal Putri, Imam Tohari, menegaskan bahwa persiapan menuju ajang bergengsi tersebut sudah memasuki tahap akhir. “Sekarang tinggal pemantapan dari sisi teknik dan strategi. Undiannya juga sudah keluar. Jadi, kami bisa fokus menuju babak-babak berikutnya,” ujarnya.

Ket. Foto: Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung dalam ajang China Open 2025. — Sumber: Foto PP PBSI

Gregoria Mariska Tunjung akan membuka langkahnya dengan menghadapi Petra Maixnerova dari Republik Ceko di babak awal.Diaberada di pool atas bersama unggulan pertama asal Korea Selatan, An Se Young. Sementara itu, Putri Kusuma Wardani menempati pool bawah, satu bagan dengan unggulan kedua, Wang Zhi Yi (Tiongkok). Di babak 64 besar, Putri akan menghadapi Lo Sin Yan Happy dari Hong Kong.

Imam menyadari bahwa tantangan berat baru dimulai setelah melewati dua babak pertama. “Bukan berarti kami meremehkan babak awal, tapi fokus utama kami memang mulai dari babak 16 besar, karena di situ anak-anak bisa bertemu unggulan,” ucapnya.

“Gregoria satu pool dengan An Se Young. Sedangkan Putri satu pool dengan Wang Zhi Yi. Jadi, siapa yang paling siap di hari pertandingan, punya peluang,” lanjut Imam. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.