Industri Pariwisata Indonesia Hadapi Tekanan Berat, GIPI Siapkan Strategi Pemulihan
Senin, 18 Agu 2025, 16:15 WIBJAKARTA â Industri pariwisata Indonesia tengah menghadapi masa sulit dengan anjloknya pendapatan hotel, penurunan jumlah pengunjung objek wisata, serta merosotnya penjualan layanan perjalanan pada paruh pertama tahun 2025. Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) mencatat bahwa pendapatan hotel merosot hingga 30 sampai 40 persen, sementara Taman Impian Jaya Ancol atau Dunia Fantasi mengalami penurunan jumlah pengunjung hingga 15 persen.
Ketua Umum GIPI, Haryadi Sukamdani, menegaskan bahwa lemahnya belanja domestik dan pengetatan anggaran pemerintah turut memperparah kondisi tersebut. Selain itu, berbagai tantangan regulasi seperti maraknya operator tanpa izin, pembatasan tur, hingga penegakan kebijakan yang tidak merata semakin menekan industri.
âSetelah sebuah bisnis melewati proses perizinan, hal itu bisa mengganggu ketika muncul pertanyaan baru mengenai persyaratan lingkungan atau zonasi. Jika operator berlisensi menghadapi penutupan sementara yang tidak berlisensi terus berlanjut, itu menunjukkan bahwa aturan tidak selalu diterapkan secara merata,â kata Haryadi dalam Rapat Koordinasi Nasional GIPI di Jakarta.
Ia menambahkan, kondisi seperti ini berpotensi menimbulkan ketidakpastian bagi para investor.
Haryadi juga menyinggung tindakan keras pemerintah terhadap vila ilegal di kawasan Puncak, Jawa Barat, yang berdampak pada bisnis berlisensi penuh. Beberapa proyek besar seperti Eiger Adventure Land senilai US$50 juta hingga hotel-hotel resmi ikut terkena dampak karena dugaan pelanggaran lingkungan, yang menurutnya mencerminkan kurangnya kejelasan dalam regulasi.
Untuk mengatasi situasi tersebut, GIPI menyiapkan serangkaian inisiatif pemulihan dengan fokus utama pada penyelenggaraan Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) edisi kedua di Jakarta pada 9â12 Oktober 2025. Pameran pariwisata ini tidak hanya menghadirkan sesi business to business (B2B), tetapi juga pameran konsumen guna mendorong wisatawan membeli paket perjalanan langsung di lokasi.
Ketua Panitia WITF, Budi Tirtawisata, menyebut bahwa ajang ini akan mempertemukan 200 hingga 250 pembeli internasional dengan 250 hingga 300 penjual.
âKami berharap ini akan membuka peluang bisnis baru dan meningkatkan pemesanan perjalanan domestik,â ujarnya.
Selain itu, GIPI juga memperluas strategi pemasaran global lewat ajang Discovering the Magnificence of Indonesia (DMI) yang akan digelar di Amsterdam pada 30 Oktober hingga 2 November 2025.
âJika WITF bertujuan untuk membawa dunia ke Jakarta, maka DMI bertujuan untuk membawa Indonesia langsung ke pasar Eropa kita,â tambah Haryadi.
Diversifikasi produk wisata juga menjadi perhatian GIPI dengan meluncurkan program Nusantara Trail yang menawarkan paket trekking, bersepeda, dan wisata alam di Jawa, Sumatra, serta Sulawesi. Untuk segmen keluarga, GIPI menghadirkan turnamen sepak bola remaja Piala GIPI yang akan digelar secara bergilir di kota-kota sekunder guna mendistribusikan manfaat pariwisata di luar kota besar.
Kerja sama B2B turut dijajaki GIPI dengan penerbit kartu kredit melalui promosi gabungan untuk mendorong penjualan hotel dan paket wisata. Kolaborasi dengan maskapai AirAsia juga dilakukan dengan membuka rute-rute baru, termasuk BangkokâKertajati dan Kuala LumpurâSemarang, selain memperkuat rute populer seperti BangkokâKuala LumpurâYogyakarta.
âTanpa adanya jalur udara, produk terbaik sekalipun tidak akan bisa dikonversi menjadi kedatangan,â tegas Haryadi.
Ia menekankan bahwa konektivitas penerbangan sangat krusial untuk membuka akses destinasi baru di luar Bali dan Jakarta agar manfaat pariwisata bisa dirasakan lebih merata oleh berbagai daerah.
Dengan strategi ini, GIPI optimistis mampu mengurangi dampak penurunan pendapatan yang tengah melanda industri pariwisata nasional. Rangkaian program seperti WITF, DMI, hingga wisata minat khusus diyakini dapat menghidupkan kembali gairah pariwisata sekaligus memperkuat daya tarik Indonesia di pasar global.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Langkah Berani Presiden Perempuan Pertama Meksiko Wujudkan Kesetaraan Gender
-
Program MBG Ponorogo Kembali Normal Mulai 31 Maret
-
Iran Menyerang Kelompok Kurdi di Irak Seiring Konflik yang Meluas
-
"Bawa Nama Saya untuk Proyek? Laporkan!" – Amuk Bupati Mimika ke Oknum Pencatut Nama
-
Libur Lebaran, Telaga Sarangan Diserbu Hampir 70 Ribu Pengunjung
-
F-35 Israel Pertama Kali Diklaim Menembak Jatuh Pesawat Tempur Yak-130 Iran
-
Demi Harga Diri Bangsa: Ambisi Besar Kevin Diks Tumbangkan Bulgaria di Hadapan Publik Sendiri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.