Cinta Tanah Air, Warga Badui Peringati HUT Ke-80 RI dengan Sederhana
Senin, 18 Agu 2025, 08:24 WIBLEBAK - Masyarakat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten merayakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan sederhana, karena cinta Tanah Air.
"Kami sangat mencintai Tanah Air dan kemerdekaan mutlak dirayakan seluruh masyarakat Indonesia," kata Sekretaris Desa Kanekes Kabupaten Lebak Medi saat dihubungi di Rangkasbitung, Lebak, Banten, Minggu (17/8).
Pelaksanaan peringatan hari ulang tahun kemerdekaan RI untuk masyarakat Suku Badui dipusatkan di Terminal Ciboleger dan penuh kesederhanaan.
Masyarakat Suku Badui memadati lokasi upacara tersebut pukul 08:00 WIB, bahkan minat mereka cukup tinggi sebagai bukti kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Selain itu juga terdapat masyarakat luar Badui untuk merayakan peringatan ulang tahun Kemerdekaan RI.
"Kita memiliki kewajiban untuk merayakan kemerdekaan karena sebagai bagian masyarakat Indonesia," katanya.
Menurut dia, bangsa Indonesia yang memiliki perbedaan keberagaman tentu harus bersatu dan hidup rukun serta damai.
Selama ini, masyarakat Badui yang memegang leluhur adat dengan memelihara dan melestarikan kedamaian dan persatuan belum pernah terjadi berbagai kasus kriminal, minuman keras maupun narkoba.
Sebab, hukum adat lebih tegas dan mereka warga Badui yang melanggar hukum adat maka sanksinya dikeluarkan dari kawasan permukiman adat.
"Kondisi kehidupan masyarakat Badui sangat damai dan saling menghargai kepada warga lainnya," kata Medi.
Menurut dia, masyarakat Badui cukup meriah merayakan peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia dengan menggelar aneka permainan mulai lomba makan kerupuk hingga panjat pinang.
Kegiatan permainan itu untuk memupuk rasa kebersamaan juga nilai-nilai patriotisme dan semangat cinta tanah air.
"Kami merayakan kemerdekaan bersama masyarakat luar kawasan Badui," katanya.
Masyarakat Badui, kata dia , pada peringatan ulang tahun Kemerdekaan Indonesia semua berada di kampung-kampung dan tidak melakukan kegiatan di ladang.
Sebab, peringatan kemerdekaan itu memiliki makna sebagai bentuk cinta Tanah Air.
"Kami hari ini merasa bersyukur bahwa Indonesia mengalami kemajuan juga aman dan damai," kata Medi.
Sementara itu, Pulung, warga Badui Luar mengaku dirinya merasa bersyukur hingga kini kondisi negara aman dan damai sehingga perlu menghadiri untuk memperingati ulang tahun kemerdekaan.
"Kami datang ke sini sejak pagi untuk mengikuti upacara hari kemerdekaan, karena memiliki makna cinta Tanah Air," katanya.
- HUT ke-80 RI
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Ramai Gerakan Kibarkan Bendera One Piece Saat HUT ke-80 RI, Polisi Ambil Tindakan Tegas
-
Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah Serentak
-
Meriahkan HUT RI, Pesawat Tempur TNI Tampilkan Formasi Udara Berbentuk Angka 80 di Langit Istana
-
Indonesia 80 Tahun Merdeka! Pemerintah Serukan Merah Putih Menggema Sebulan Penuh, Kamu Sudah Pasang Bendera di Rumah?
-
BSI Siapkan Layanan Optimal Pelunasan BPIH Bagi 185 Ribu Calon Haji
-
Ratusan WNI Meriahkan HUT ke-80 RI di KBRI Ankara Turki
-
Sampah Terus Jadi Masalah, KLH Minta Pemda Beri Sanksi Pengelola Kawasan yang Tak Mau Urus Sampah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.