- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemkot dan Pemkab Bogor Be...
Pemkot dan Pemkab Bogor Bersatu Lestarikan Cagar Budaya
Sabtu, 16 Agu 2025, 21:58 WIBBOGOR - Jelang HUT ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kota (Pemkot) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkolaborasi melestarikan cagar budaya berupa bangunan bersejarah yang berada di kawasan Taman Air Mancur, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, bersama Bupati Bogor, Rudy Susmanto, secara resmi menandatangani prasasti bangunan bersejarah yang berdiri sejak tahun 1922 bernama Overloop Kelder Obelisk atau Pos Air Mancur, yang lebih dikenal masyarakat Bogor sebagai Taman Air Mancur.
Wali Kota Dedie Rachim menilai bangunan cagar budaya ini sebagai prasasti penting yang menjadi bukti rangkaian sejarah Kota dan Kabupaten Bogor sebagai satu kesatuan dalam upaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya terkait air bersih dan air minum.
âAlhamdulillah hari ini kita menandatangani sebuah prasasti penting yang menjadi bukti bahwa Kota Bogor dan Kabupaten Bogor adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Sejarah membuktikan bahwa perkembangan Kota dan Kabupaten Bogor dimulai dari satu pemikiran yang sama, yakni bagaimana memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,â kata Wali Kota Dedie Rachim di Taman Air Mancur, Kota Bogor, Sabtu (16/8).
Dengan penandatanganan tersebut, Pemkot dan Pemkab Bogor berkomitmen menjaga dan melestarikan bangunan bersejarah ini agar tetap berfungsi sebagai cagar budaya.
Wali Kota Dedie Rachim berharap hal ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara Pemkot dan Pemkab Bogor, sehingga semakin guyub serta benar-benar memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyebut penandatanganan ini sebagai momentum luar biasa karena dilaksanakan sehari jelang HUT ke-80 Republik Indonesia Tahun 2025.
Menurut dia, hal tersebut menjadi bukti nyata dalam mempertahankan gedung cagar budaya Overloop Kelder Obelisk agar manfaatnya bisa dirasakan oleh anak cucu di masa depan.
âIni momentum sinergitas dan kerja sama yang luar biasa antara Pemkot Bogor dan Pemkab Bogor. Di titik kita berdiri ini adalah penghubung antara Istana Bogor dan Istana Jakarta, sekaligus sumber kehidupan bagi masyarakat sekitarnya,â Bupati Rudy Susmanto.
Lebih lanjut, ia menegaskan walau hanya setitik air yang berasal dari Overloop Kelder Obelisk, sejarah bangsa Indonesia juga berangkat dari kelder ini.
âUntuk itu kita tetapkan gedung ini sebagai Cagar Budaya,â tegas Bupati Rudy Susmanto.
Overloop Kelder Obelisk atau Pos Air Mancur menarik perhatian, karena usianya sudah lebih dari satu abad. Gardu pembagi air bertuliskan tahun 1922 ini merupakan peninggalan kolonial Belanda, yang dulunya dibangun oleh Waterleiding Bedrijf Buitenzorg untuk mengatur distribusi air bersih dari mata air Ciburial di kaki Gunung Salak ke berbagai wilayah, termasuk Batavia (Jakarta).
Berdasarkan catatan sejarah yang tersimpan di Leidingnet Buitenzorg, fasilitas ini menjadi bagian penting dari jaringan pipa besi berdiameter besar yang dibangun pada awal abad ke-20. Sistem tersebut dirancang untuk memastikan pasokan air bersih yang stabil ke pusat pemerintahan Hindia Belanda dan permukiman elite di Batavia. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Pertamina Patra Niaga Pangkas 13 Ribu Ton Emisi Karbon Lewat Green Shipping
-
PAM Jaya Bagikan Toren Gratis bagi Warga Koja untuk Jaga Ketersediaan Air
-
AS Mulai Kerahkan B-52 untuk Membombardir Target-target Militer Iran
-
386 Calon Haji Padang Masuk Asrama Haji pada 23 April 2026
-
Pemkot Bogor Berkomitmen Akhiri Era Buang Sampah di Lahan Terbuka Tanpa Diolah
-
Mengolah Sampah Menjadi Produk Bernilai Ekonomi dengan Pirolisis
-
Serie A: Inter Kian Dekat ke Scudetto Usai Bungkam Cagliari, Como Terpeleset
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.