Pasar Saham Indonesia Menguat Lima Hari Beruntun, IHSG Tembus 7.930

Jumat, 15 Agu 2025, 15:15 WIB

JAKARTA - Pasar saham Indonesia mencatat kenaikan selama lima sesi berturut-turut, dengan tambahan lebih dari 440 poin atau setara 5,8 persen. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini berada tepat di atas level 7.930, meski investor diperkirakan akan melakukan aksi ambil untung pada perdagangan Jumat.

Prospek global untuk pasar Asia diperkirakan tidak banyak bergerak menjelang pertemuan antara Presiden Amerika Serikat dan Presiden Rusia yang dijadwalkan berlangsung hari ini untuk membahas upaya mengakhiri perang Rusia-Ukraina. Pasar Eropa ditutup menguat, sementara bursa Amerika Serikat berakhir bervariasi dan datar, sehingga pasar Asia kemungkinan akan mengikuti tren tersebut.

Ket. Foto: — Sumber: Getty Images

IHSG ditutup menguat moderat pada Kamis, didorong oleh kenaikan di sektor semen dan makanan, sementara saham keuangan dan sumber daya alam bergerak bervariasi. Sepanjang hari, indeks bertambah 38,34 poin atau 0,49 persen menjadi 7.931,25, setelah bergerak di kisaran 7.905,55 hingga 7.973,98.

Beberapa saham aktif yang diperdagangkan antara lain Bank CIMB Niaga turun 0,29 persen, Bank Mandiri melemah 0,41 persen, Bank Danamon Indonesia naik 0,78 persen, Bank Negara Indonesia menguat 0,46 persen, Bank Central Asia turun 1,68 persen, dan Bank Rakyat Indonesia merosot 0,49 persen. Saham Indosat Ooredoo Hutchison anjlok 1,77 persen, Indocement naik 1,16 persen, Semen Indonesia bertambah 0,76 persen, Indofood Sukses Makmur menguat 1,56 persen, dan United Tractors naik 0,73 persen.

Sementara itu, Astra International turun 1,45 persen, Energi Mega Persada melonjak 3,64 persen, Astra Agro Lestari melemah 0,35 persen, Aneka Tambang turun 0,69 persen, Timah merosot 1,44 persen, sementara Bumi Resources dan Vale Indonesia tidak mengalami perubahan harga.

Arah pasar dari Wall Street memberikan sedikit petunjuk karena indeks utama dibuka melemah pada Kamis dan sebagian besar hari berada di zona merah sebelum akhirnya ditutup bervariasi dan nyaris tidak berubah. Indeks Dow Jones turun 11,01 poin atau 0,02 persen menjadi 44.911,26, NASDAQ melemah 2,47 poin atau 0,01 persen menjadi 21.710,67, sedangkan S&P 500 naik 1,96 poin atau 0,03 persen hingga mencetak rekor baru di level 6.468,54.

Pelemahan awal di Wall Street terjadi setelah Departemen Tenaga Kerja AS merilis laporan yang menunjukkan harga produsen di bulan Juli naik jauh lebih tinggi dari perkiraan. Data inflasi harga produsen yang lebih panas dari perkiraan tersebut sebagian mengimbangi optimisme terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga pada September, yang sebelumnya didorong oleh data inflasi harga konsumen awal pekan ini.

Namun, Alat FedWatch CME Group saat ini masih menunjukkan peluang 92,6 persen bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga sebesar seperempat poin bulan depan, yang membantu menahan tekanan jual tetap terkendali.

Harga minyak mentah melonjak pada Kamis menjelang pertemuan penting antara Presiden Amerika Serikat dan Presiden Rusia di Alaska untuk membahas cara mengakhiri perang Rusia-Ukraina. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September naik sebesar 1,32 dolar AS atau 2,11 persen menjadi 63,97 dolar AS per barel.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.