Jejak Politisi Hasto Kristiyanto: Jenderal Politik Andalan Megawati yang 3 Kali Duduk di Kursi Sekjen PDIP!

Jumat, 15 Agu 2025, 09:35 WIB

JAKARTA - Langkah politik Megawati Soekarnoputri kembali memantik sorotan publik. Dalam manuver terbarunya, Ketua Umum PDIP itu secara resmi menunjuk kembali Hasto Kristiyanto sebagai Sekretaris Jenderal PDIP. 

Bukan sekali atau dua kali, melainkan untuk tiga periode berturut-turut, sebuah catatan politik yang jarang terjadi di kancah partai besar.

Ket. Foto: Hasto Kristiyanto dilantik kembali sebagai Sekjen PDIP oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri — Sumber: Monang Sinaga/PDIP

Perjalanan politik Hasto bukanlah kisah instan. Ia pertama kali muncul di panggung nasional pada Pemilu 2004, terpilih sebagai anggota DPR RI dari dapil Jawa Timur dan langsung menempati kursi di Komisi VI. 

Namun, kiprahnya di struktur elit PDIP baru dimulai satu dekade kemudian, tepatnya 2014. Saat itu, ia dipercaya menggantikan Tjahjo Kumolo yang diangkat menjadi Menteri Dalam Negeri. 

Pergantian ini disahkan dalam Kongres IV PDIP tahun 2015, menandai awal perannya sebagai “otak strategi” partai.

Nama Hasto semakin berkibar ketika ia menjadi salah satu tokoh kunci di balik kemenangan Jokowi-Basuki Tjahaja Purnama pada Pilgub DKI Jakarta 2012. 

Perannya berlanjut pada Pilpres 2014 yang mengantarkan Jokowi ke Istana. Bahkan di Pilpres 2019, Hasto juga disebut menjadi figur sentral dalam kemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Atas keberhasilan beruntun itu, Megawati kembali memercayakan posisi Sekjen kepada Hasto di Kongres PDIP 2019 di Bali. Pada 2024, masa jabatannya diperpanjang setahun penuh sebelum akhirnya pada 14 Agustus 2025, Megawati kembali mengukuhkannya untuk periode ketiga. 

Pelantikan digelar di DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, bersamaan dengan sejumlah pengurus DPP lain yang sempat absen di Kongres PDIP awal bulan ini.

Namun, perjalanan Hasto tidak selalu mulus. Menjelang Kongres VI PDIP, ia sempat tidak langsung terpilih kembali karena Megawati memilih merangkap jabatan Sekjen. 

Saat itu, Hasto baru saja mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo Subianto terkait kasus suap Harun Masiku, peristiwa yang sempat mengguncang dunia politik tanah air.

Kini, dengan mandat baru yang kembali ia genggam, Hasto Kristiyanto bukan sekadar Sekjen PDIP tiga periode. Ia adalah simbol konsistensi strategi, kesetiaan pada garis partai, dan daya tahan politik di tengah badai intrik yang terus menguji para pemain besar di arena kekuasaan.

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.