PSG Kalahkan Tottenham Lewat Adu Penalti untuk Rebut Piala Super UEFA
Kamis, 14 Agu 2025, 05:42 WIBUDINE, ITALIA â Paris Saint-Germain membuka musim baru dengan manis setelah menjuarai Piala Super UEFA 2025, mengalahkan Tottenham Hotspur 4-3 lewat adu penalti di Stadion Friuli, Kamis (14/8) dini hari WIB. Laga ini diwarnai comeback dramatis setelah PSG tertinggal 0-2 hingga menit-menit akhir.
Tottenham, yang menjalani laga kompetitif pertama di bawah pelatih baru Thomas Frank, sempat di ambang juara setelah unggul lewat gol Micky van de Ven pada menit ke-39 dan sundulan Cristian Romero tiga menit setelah jeda.
Namun, PSG membalikkan keadaan berkat dua pemain pengganti. Lee Kang-in memperkecil ketertinggalan di menit ke-85, sebelum Goncalo Ramos menyamakan skor pada menit ke-94 lewat tandukan menyambut umpan silang Ousmane Dembele.
Pertandingan pun berlanjut ke babak adu penalti. PSG sempat tertekan ketika eksekusi pertama Vitinha melebar. Namun kiper anyar Lucas Chevalier menjadi pahlawan dengan menggagalkan tendangan Van de Ven. Mathys Tel juga gagal menuntaskan penalti, memberi kesempatan bagi Nuno Mendes untuk memastikan kemenangan Les Parisiens.
Bagi Tottenham, Dominic Solanke, Rodrigo Bentancur, dan Pedro Porro sukses mengeksekusi penalti, tapi tak cukup menghindarkan kekalahan. Sementara PSG mencatat gol dari Ramos, Dembele, Lee, dan Mendes.
Trofi ini menjadi Piala Super UEFA pertama bagi PSG maupun klub asal Prancis mana pun. Hasil ini juga melengkapi koleksi lima gelar PSG sepanjang 2025.
âSaya bangga. Persiapan kami tidak banyak, tapi sepak bola bukan hanya soal fisik. Mentalitas, posisi yang tepat, dan taktik yang pas juga penting,â ujar kapten PSG Marquinhos kepada Canal Plus. âSetelah unggul 2-0, mereka terlalu bertahan. Itu berbahaya jika mengundang PSG menyerang.â
Kemenangan ini menjadi awal sempurna bagi tim asuhan Luis Enrique yang baru sebulan lalu kalah di final Piala Dunia Antarklub dari Chelsea. PSG bahkan baru memulai latihan pramusim sepekan lalu tanpa laga uji coba. Mereka akan mengawali Ligue 1 pada Minggu mendatang melawan Nantes, sedangkan Tottenham fokus menatap laga pembuka Liga Inggris melawan Burnley, Sabtu.
Frank, meski gagal di debutnya, tetap memuji timnya. âKami bermain sangat baik melawan salah satu tim terbaik di dunia, mungkin yang terbaik saat ini,â kata Frank kepada TNT Sports. âKami mengendalikan permainan hingga gol 2-1, lalu momentum berubah. Tapi saya bangga dengan para pemain, klub, dan fans. Adu penalti memang seperti lempar koin.â
Laga ini juga menjadi debut bagi Chevalier di bawah mistar PSG setelah direkrut dari Lille, menggantikan Gianluigi Donnarumma. Ia sempat menepis peluang Richarlison di babak pertama, namun tak mampu menghentikan gol Van de Ven dan Romero.
PSG sempat frustrasi setelah gol Bradley Barcola dianulir karena offside, sebelum kebangkitan telat mereka menutup malam dengan trofi bergengsi Eropa.
- Paris St Germain
- Piala Super Eropa
- tottenham hotspur
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Timnas Indonesia Masih Kekurangan "Striker"
-
Pawai obor sembur api Masjid Darussalam Solo
-
Patra Jasa Hadirkan Rangkaian Promo Patra Ramadan 1447 H
-
Tottenham Hancur di Old Trafford! Thomas Frank Pasang Badan Usai Cristian Romero Dikartu Merah
-
Balai Taman Nasional Bunaken Libatkan Warga Jaga Kawasan dari Perusakan
-
Kalah dari Persija Pelatih PSM Makassar Permasalahkan VAR Tak Aktif, Ada-ada Saja
-
Warga Cakung Keluhkan Pengendara yang Melawan Arah di Jalan Raya Bekasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.