Jet Tempur Tiongkok Cegat Pesawat Filipina di LTS

Kamis, 14 Agu 2025, 02:45 WIB

MANILA – Sebuah jet tempur Tiongkok telah mencegat sebuah pesawat Filipina yang membawa wartawan selama penerbangan patroli di atas Scarborough Shoal di Laut Tiongkok Selatan (LTS) pada Rabu (13/8), kata pemerintah Filipina, beberapa hari setelah dua kapal Tiongkok bertabrakan di daerah tersebut saat diduga mencoba menghalangi misi pengiriman pasokan Filipina.

Jurnalis yang berada di dalam pesawat Penjaga Pantai Filipina menyaksikan pesawat tempur Tiongkok mendekati pesawat turboprop kecil Cessna Caravan saat insiden pencegatan itu terjadi di atas Scarborough Shoal.

Ket. Foto: Jet tempur J-15 milik Tiongkok saat bermanuver terbang beberapa waktu lalu. Penjaga Pantai Filipina pada Rabu (13/8) melaporkan bahwa jet tempur Tiongkok ini melakukan pencegatan terhadap pesawat turboprop kecil Cessna Caravan yang sedang berpatroli. — Sumber: Istimewa

Pada satu titik, pesawat tempur Tiongkok itu berada dalam jarak sekitar 60 meter saat bermanuver di belakang, di atas, dan di samping pesawat, kata juru bicara Penjaga Pantai Filipina, Jay Tarriela.

Insiden ini merupakan perkembangan terkini dari ketegangan yang terus-menerus antara kedua negara atas atol LTS yang disengketakan.

"Saat mereka sedang melakukan penerbangan, mereka dicegat oleh jet tempur Tiongkok," kata Tarriela dalam konferensi pers yang diadakan setelahnya.

Pencegatan itu berlangsung selama 20 menit, dimana permintaan radio dari salah satu dari dua kapal Angkatan Laut Tiongkok yang terlihat di bawah, memerintahkan pesawat Filipina itu untuk segera pergi.

Pada hari yang sama, dua kapal perang Amerika Serikat (AS) yaitu kapal perang USS Cincinnati dan kapal perusak USS Higgins, terlihat sekitar 30 mil laut dari beting tersebut, kata Tarriela.

Militer Tiongkok mengklaim bahwa mereka telah mengusir kapal-kapal perang AS setelah memasuki wilayah tersebut tanpa izin, tetapi Washington DC mengatakan bahwa kapal-kapalnya melakukan operasi kebebasan bernavigasi secara sah.

"Tindakan AS tersebut secara serius melanggar kedaulatan dan keamanan Tiongkok, serta sangat merusak perdamaian dan stabilitas di LTS," kata Komando Armada Wilayah Selatan Tiongkok

Terletak 200 kilometer dari Filipina dan di dalam zona ekonomi eksklusifnya, Scarborough Shoal amat diperebutkan karena merupakan daerah penangkapan ikannya yang kaya dan laguna yang terlindung.   

Pada tanggal 11 Agustus lalu, Penjaga Pantai Filipina mengirim tiga kapal untuk membawa pasokan ke puluhan nelayan Filipina di atol tersebut. Dikatakan bahwa kapal-kapal Tiongkok kemudian melakukan intervensi untuk melakukan apa yang disebutnya sebagai upaya berbahaya untuk mencegah pengiriman tersebut, yang menyebabkan tabrakan pertama yang diketahui antara dua kapal Tiongkok di wilayah tersebut.

Tiongkok belum mengkonfirmasi apakah ada awak kapal yang terluka dan mengabaikan tawaran bantuan medis dan penyelamatan dari Manila.

Baik Kementerian Pertahanan Tiongkok maupun kedutaan besarnya di Manila belum mengomentari insiden tersebut.

Pada tanggal 11 Agustus, Penjaga Pantai Tiongkok mengatakan pihaknya telah mengambil tindakan yang diperlukan untuk mengusir kapal Filipina dari perairan sekitar beting tersebut.

AS juga mengutuk tindakan ceroboh dari Beijing.   

Pertahankan Kehadiran

Tiongkok mengklaim hampir seluruh LTS berdasarkan batas sembilan garis putus-putus berbentuk U, sebuah klaim yang dibatalkan oleh putusan arbitrase tahun 2016 yang juga menyatakan bahwa blokade Tiongkok terhadap karang Scarborough adalah tindakan yang melanggar hukum.

Perebutan kedaulatan atas beting tersebut masih belum terselesaikan, namun Tiongkok, yang menolak putusan tersebut, telah mempertahankan kehadirannya secara konstan di terumbu karang tersebut sejak merebutnya pada tahun 2012, dengan mengerahkan kapal penjaga pantai dan milisi maritim.

Setidaknya empat kapal Penjaga Pantai Tiongkok dan beberapa kapal, yang diidentifikasi oleh Penjaga Pantai Filipina sebagai milisi maritim, terlihat di area tersebut selama penerbangan patroli pada Rabu. ST/I-1

  • philippines peso

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.