Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD DKI: Pembuatan Jembatan Buka-Tutup Perlu Kajian Komprehensif

📅 Rabu, 13 Agu 2025, 15:15 WIB | Oleh:
DPRD DKI: Pembuatan Jembatan Buka-Tutup Perlu Kajian Komprehensif Doc: Getty Images

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengusulkan pembangunan jembatan dengan sistem buka-tutup di atas sungai seperti yang diterapkan di Belanda. Konsep ini dinilai dapat mempermudah proses pengerukan sungai di Ibu Kota yang selama ini terhambat akibat keberadaan jembatan permanen.

Menurut Wagub Rano, selama ini kendala terbesar dalam proses pengerukan kali, terutama di wilayah padat penduduk, adalah sulitnya akses alat berat menuju lokasi pengerjaan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike memberikan dukungan terhadap rencana tersebut. Menurutnya, gagasan ini dapat menjadi solusi untuk mengatasi hambatan teknis dalam pengerjaan normalisasi sungai meski aliran sungai di Jakarta belum dimanfaatkan sepenuhnya untuk jalur transportasi.

“Kalau ideal sih sebetulnya kan kita memang tidak berbeda jauh sama Belanda. Dengan aliran sungai kita yang banyak,” ujar Yuke.

Yuke mengungkapkan, kendala utama pengerukan kali di Jakarta adalah sulitnya alat berat masuk ke lokasi akibat akses terbatas. Ia menambahkan bahwa pengerjaan secara manual di beberapa titik tidak hanya sulit tetapi juga membahayakan keselamatan para pekerja.

“Banyak lokasi yang sudah nggak mungkin manual, karena itu membahayakan banget orang yang ngebersihin. Dia harus pakai alat, tapi alatnya kendalanya itu tadi,” kata Yuke.

Politisi PDI Perjuangan itu menilai, pembangunan jembatan buka-tutup bisa menjadi terobosan di titik strategis yang memungkinkan. Meski demikian, penerapan konsep ini harus memperhatikan faktor lokasi, ukuran, fungsi, dan kesiapan anggaran.

“Kalau memang di lokasi-lokasi yang memang memungkinkan, alat bisa masuk, jembatan bisa buka tutup, itu sih kita dukung aja,” ujar Yuke.

Ia juga menegaskan pentingnya kajian komprehensif sebelum proyek dijalankan. Perencanaan matang diperlukan agar pembangunan sesuai kondisi lapangan dan penggunaan anggaran lebih efektif.

“Harus dikaji, harus dihitung betul anggarannya,” tegas Yuke.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan bahwa salah satu hambatan pengerukan sungai adalah sulitnya alat berat seperti beko mencapai lokasi akibat terhalang jembatan permanen. Ia menyebut, sistem jembatan buka-tutup akan mempermudah proses normalisasi dan perawatan sungai di Ibu Kota.

“Saya minta iya (dibuatkan jembatan buka-tutup). Karena teknis kesulitan ada di situ,” tutur Rano di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/8).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

58 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.