Dua Petinju Tewas, Federasi Tinju Jepang Gelar Rapat Darurat Bahas Keselamatan
Selasa, 12 Agu 2025, 08:40 WIBTOKYO, JEPANG - Federasi tinju Jepang (JBC) akan menggelar rapat darurat pada hari Selasa (12/8) setelah dunia tinju nasional diguncang tragedi meninggalnya dua petinju dalam ajang yang sama awal bulan ini.
Shigetoshi Kotari (kelas super bulu) dan Hiromasa Urakawa (kelas ringan), keduanya berusia 28 tahun, bertarung pada kartu yang sama di Korakuen Hall, Tokyo, 2 Agustus lalu. Beberapa hari setelah pertandingan, keduanya meninggal dunia usai menjalani operasi otak akibat cedera di ring.
Tragedi ini memicu tekanan besar bagi JBC, para pemilik sasana, dan pengurus tinju untuk memperketat prosedur keselamatan. Selain rapat darurat pekan ini, pembahasan lanjutan terkait keamanan pertandingan dijadwalkan berlangsung bulan depan.
âKami sangat menyadari tanggung jawab sebagai pengelola olahraga ini,â tegas Sekretaris Jenderal JBC, Tsuyoshi Yasukochi, Minggu (10/8). âKami akan mengambil langkah apa pun yang diperlukan.â
Media Jepang menyoroti bahaya dehidrasi akibat penurunan berat badan drastis sebelum penimbangan. âDehidrasi membuat otak lebih rentan mengalami pendarahan,â tulis Asahi Shimbun.
JBC akan membahas masalah ini bersama pelatih, termasuk metode penurunan berat badan dan persiapan fisik pra-pertandingan yang diduga berkaitan dengan risiko kematian di ring. Nikkan Sports melaporkan, JBC ingin mendengar langsung dari para pengelola sasana yang bekerja dekat dengan para petinju.
Sebagai langkah cepat, JBC memutuskan mengurangi durasi semua laga perebutan gelar Federasi Tinju Oriental dan Pasifik (OPBF) dari 12 ronde menjadi 10 ronde.
âKekuatan ofensif tinju Jepang sekarang luar biasa,â kata Yasukochi kepada Asahi Shimbun. âBanyak petinju yang mampu bertarung habis-habisan sejak ronde pertama. Mungkin 12 ronde memang terlalu berbahaya.â
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Inggris Kehilangan Petinju Berbakatnya, Georgia O'Connor akibat Kanker
-
Angin Kencang Rusak Delapan Rumah Warga di Pulau Kelapa Dua
-
Taylor Swift Hadapi Gugatan Hukum Terkait Judul Album Terbarunya
-
Industri tahu terdampak kenaikan harga kedelai
-
Kemenhub Pastikan Stasiun Karet Tidak Ditutup, Akan Diintegrasikan dengan BNI City
-
Wali Kota Agustina Dorong Pembangunan Tiga SMA Negeri Baru di Semarang, Fokus pada Zona “Blank Spot” Pendidikan
-
Pacquiao Kembali Setelah Empat Tahun Absen, Sang Legenda Mengaku ‘Lapar’ Bertarung Lagi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.