Turki Diguncang Gempa Berkekuatan 6,1 Skala Richter

Senin, 11 Agu 2025, 02:35 WIB
ISTANBUL - Gempa berkekuatan 6,1 melanda Provinsi Balikesir di barat laut Turki pada hari Minggu (10/8), menyebabkan sekitar selusin bangunan runtuh dan menjebak sedikitnya dua orang di reruntuhan, menurut peta gempa bumi Survei Geologi Amerika Serikat ( USGS ).
Dari Newsweek,  gempa bumi yang berpusat di kota Sindirgi itu mengirimkan gelombang kejut yang terasa hingga 200 kilometer jauhnya di Istanbul, rumah bagi lebih dari 16 juta orang.
Gempa bumi ini menunjukkan kerentanan Turki yang berkelanjutan terhadap bencana seismik, yang terjadi kurang dari dua tahun setelah gempa bumi dahsyat Februari 2023 yang menewaskan lebih dari 53.000 orang di Turki dan 6.000 orang di Suriah utara. Kedekatannya dengan Istanbul, kota terbesar sekaligus pusat ekonomi Turki, menggarisbawahi potensi dampak luas dari aktivitas seismik regional.
Runtuhnya bangunan tersebut menyoroti kekhawatiran yang terus berlanjut tentang integritas struktural dan kesiapsiagaan gempa bumi di sektor konstruksi Turki, meskipun reformasi telah dilaksanakan setelah bencana sebelumnya. Turki terletak di jalur patahan utama, sehingga gempa bumi sering terjadi di seluruh negeri.
Badan Penanggulangan Bencana dan Darurat Turki (AFAD) melaporkan bahwa gempa utama diikuti oleh beberapa gempa susulan, termasuk satu gempa berkekuatan 4,6 SR. Badan tersebut telah mengimbau warga untuk menghindari memasuki bangunan yang rusak karena aktivitas gempa susulan masih terus berlanjut.
Gempa bumi tersebut menyebabkan kerusakan struktural yang signifikan di luar Sindirgi, dengan beberapa rumah runtuh di desa Golcuk di dekatnya, tempat menara masjid juga runtuh. Kedalaman gempa bumi hari Minggu yang dangkal memperkuat intensitas guncangan tanah yang dialami oleh masyarakat terdampak.
Turki terletak di atas sistem Sesar Anatolia Utara (NAF) dan Sesar Anatolia Timur (EAF), sehingga sangat rentan terhadap gempa bumi. Gempa berkekuatan 7,8 skala Richter tahun 2023 yang meluluhlantakkan Turki selatan menghancurkan atau merusak ratusan ribu bangunan di 11 provinsi, menjadi pengingat nyata akan kerentanan seismik negara tersebut.
Pihak berwenang Turki akan melakukan penilaian kerusakan komprehensif di seluruh wilayah terdampak, memprioritaskan operasi pencarian dan penyelamatan bagi mereka yang masih terjebak. Tim tanggap darurat sedang mengevaluasi integritas struktural bangunan di Sindirgi, Golcuk, dan sekitarnya untuk memastikan keselamatan publik.
Seismolog akan terus memantau pola gempa susulan, karena gempa bumi berkekuatan sebesar ini biasanya menghasilkan aktivitas seismik yang berkelanjutan selama berhari-hari atau berminggu-minggu. Badan penanggulangan bencana pemerintah akan mengoordinasikan upaya bantuan dan penyediaan perumahan sementara bagi warga yang rumahnya rusak atau hancur.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.