Polri Membangun 16 SPPG di Aceh untuk Mendukung Makan Gratis
Jumat, 08 Agu 2025, 18:56 WIBACEH -  Dalam rangka mendukung pelaksanaan makan gratis, maka Polri melalui Kepolisian Daerah Aceh membangun 16 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto di Banda Aceh, Kamis, mengatakan saat ini satu SPPG sudah beroperasi dan empat lainnya dalam proses pembangunan.
"Selain yang sudah beroperasi dan sedang dibangun, sebanyak 11 SPPG lainnya sudah didaftarkan ke Badan Gizi Nasional. Jadi, ada sebanyak 11 SPPG milik Polri yang dibangun di wilayah hukum Polda Aceh," katanya.
Perwira menengah Polda Aceh itu, menyebutkan 16 SPPG milik Polri tersebut tersebar di 13 kabupaten dan kota di Provinsi Aceh. Sedangkan satu SPPG yang sudah beroperasi di Gampong Lambung, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, yang masuk wilayah hukum Polresta Banda Aceh.
SPPG yang sedang dalam proses pembangunan adalah Lamcot, Kabupaten Aceh Besar, yang masuk wilayah hukum Polresta Banda Aceh. Progres pembangunan SPPG tersebut saat ini 90 persen.
"SPPG Polri di Lamcot tersebut dibangun di lahan seluas 749 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 450 meter persegi. Pembangunannya hampir rampung, progresnya sudah 90 persen," katanya.
Joko Krisdiyanto menyebutkan fasilitas SPPG di Lamcot tersebut dapat melayani pemenuhan gizi bagi 3.042 orang, baik dari kalangan anak sekolah, dan kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.
Sebanyak tiga lainnya, yakni satu SPPG masing-masing dibangun di wilayah hukum Polresta Banda Aceh selain di Lamcot, dengan progres 90 persen, satu di wilayah Polres Aceh Besar dengan progres 70 persen, dan satu di wilayah hukum Polres Bireuen dengan progres 50 persen.
"SPPG ini dibangun sesuai standar Badan Gizi Nasional meliputi dapur masak, area bahan makanan, gudang penyimpanan, ruang cuci dan sterilisasi peralatan, serta fasilitas pendukung lainnya," kata Joko Krisdiyanto.
Sementara itu, Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) menyampaikan prosedur operasi standar penyajian program Makan Bergizi Gratis di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan ditingkatkan, agar jangan ada kasus keracunan lagi.
Deputi Bidang Diseminasi dan Media Informasi PCO Noudhy Valdryno mengungkapkan berdasarkan temuan Badan Gizi Nasional (BGN), memang terdapat penurunan kualitas dari menu MBG di wilayah tersebut belakangan ini. "Jadi memang ada kelelahan di tim Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizinya," kata Ryno.
- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Petani Sayuran Dataran Rendah di Lebak Penuhi SPPG
-
Jumlah Penduduk Miskin di Perdesaan Kepulauan Riau Alami Kenaikan, meski di Perkotaan Turun
-
IKN Bukan Sekadar Pusat Pemerintahan, Otorita Dorong Lapangan Kerja dari Berbagai Sektor
-
Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Stabil di Pertengahan Januari
-
Menag Nasaruddin Umar Pantau Persiapan Masjid Negara di IKN untuk Sambut Ramadan
-
Liga Inggris: Villa Tantang Chelsea saat Persaingan Gelar Liga Inggris Kian Memanas
-
Tuding Korsel Ingkar Janji, Trump Naikkan Tarif Impor Jadi 25%
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.