Aceh Siaga Penuh Hadapi Hujan Besar dan Angin Kencang Beberapa Hari ke Depan
Jumat, 08 Agu 2025, 02:05 WIBBANDA ACEH â Beberapa hari ke depan, masyarakat Aceh bila tidak ada keperluan sebaiknya berada di rumah saja. Sebab menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh, Aceh bakal diterjang hujan deras dan angin kencing.
BMKG memprediksikan sejumlah wilayah di Aceh berpotensi dilanda hujan ringan hingga lebat serta angin kencang sampai dua hari ke depan.
"Cuaca Aceh dalam beberapa hari ke depan masih berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang dan perlu juga diwaspadai potensi angin kencang," kata Prakirawan BMKG Aceh, Muhammad Niza Andria, di Banda Aceh, Kamis.
Dirinya mengatakan, potensi ini disebabkan oleh beberapa faktor lokal seperti terdapat belokan angin di wilayah Aceh, meningkatnya suhu permukaan laut, dan juga faktor global dipole mode (fenomena interaksi laut-atmosfer di Samudera Hindia tropis).
Berdasarkan peringatan dini cuaca Aceh oleh BMKG, saat ini terpantau aktif dipole mode index yang berpropagasi atau menyebar ke arah barat di wilayah Samudra Hindia barat Sumatera.
Maka, berpotensi meningkatkan aktivitas/pola konvektif di wilayah Indonesia bagian barat, adanya daerah belokan angin dan konvergensi, serta kondisi suhu muka laut yang hangat di perairan Aceh dapat meningkatkan potensi penguapan (penambahan massa uap air).
"Beberapa kondisi ini dapat. berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Aceh," ujarnya. Muhammad Niza menyebutkan, adapun sejumlah daerah di Aceh yang berpotensi dilanda hujan sedang hingga lebat dalam dua hari ke depan diantaranya.
Pada Jumat (8/8), yaitu Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Bener Meriah, Bireuen, Pidie, dan Gayo Lues.
Kemudian pada Sabtu (9/8) berpotensi terjadi di Kabupaten Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Gayo Lues, Simeulue dan Kota Subulussalam. Sedangkan untuk wilayah dengan potensi dilanda angin kencang yakni, pada Jumat (8/8) dan Sabtu (9/8) ini terjadi di Kabupaten Aceh Barat, Aceh Besar dan Kota Banda Aceh.
Untuk itu, BMKG mengimbau kepada masyarakat Aceh untuk mewaspadai potensi banjir, tanah longsor, dan angin kencang akibat perubahan dinamika atmosfer ini. "Jika melihat awan tebal hitam dan hujan mulai rintik rintik di daerah pegunungan, maka masyarakat disarankan untuk meninggalkan daerah lerengan serta wilayah aliran sungai," demikian Muhammad Niza Andria.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Iga Swiatek Gandeng Mantan Pelatih Rafael Nadal untuk Bangkitkan Performa
-
Dishub Bekasi Kaji Pemberlakuan Pembatasan Jam Operasional Truk
-
Jenazah Praka Farizal, Pasukan Garuda yang Gugur di Lebanon Dalam Proses Pemulangan ke Indonesia
-
Puting Beliung Hantam Aceh Utara! Huntara Rusak, Menteri PU Turun Tangan Target 1 Minggu Beres
-
Tingkatkan Ekonomi Nelayan, Pemkab PPU Integrasikan Koperasi dengan Kampung Nelayan.
-
Angin Kencang Hancurkan Rumah Warga dan Gudang Penyimpanan di Sabu Raijua NTT
-
Bansos PKH dan BPNT Bakal Cair April 2026: Berikut Cara Cek dan Jadwal Tahapannya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.