10.000 Perempuan Akan Dilatih Maksimalkan Kemampuan Kecerdasan Buatan

Rabu, 06 Agu 2025, 13:56 WIB

JAKARTA – Kecerdasan buatan benar-benar telah menghinggapi seantero jagat. Untuk itu, Indonesia akan mengerahkan 10.000 perempuan agar lebih cerdas secara imitative.

ICT Watch Indonesia dan 18 pemerintah daerah (pemda) bekerja sama memberikan pembekalan kepada 10.000 perempuan terkait keterampilan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Ket. Foto: kecerdasan imitasi — Sumber: ist

“Kami bakal membangun kerja sama dengan banyak pemda. Pemberdayaan perempuan di bidang AI sementara ini kami programkan untuk dua tahun ke depan yang tersebar di 18 titik,” kata Program Director ICT Watch Indonesia Prasasti Dewi.

Dia mengatakan ini di sela kegiatan Program Hertech Pelatihan AI di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu. Dia menyebut 10.000 perempuan pada dua tahun pertama ini bakal mendapatkan sertifikasi keterampilan AI yang dapat dimanfaatkan ke berbagai bidang, termasuk untuk lapangan pekerjaan.

“Dari 18 titik pelaksanaan pelatihan AI dua tahun ke depan, kami bersama pemda akan melaksanakan sebanyak 25 kali kegiatan,” kata Prasasti. Dia menuturkan pada hari ini ICT Watch mendatangi Provinsi Kalsel sebagai daerah ketiga yang dikunjungi sejak awal program ini digulirkan, ada sebanyak 300 lebih yang diberikan pembekalan di provinsi ini dan angka itu masih bertambah secara bertahap.

Prasasti berharap sinergi dan kolaborasi yang baik dengan pemda akan mendorong percepatan keahlian masyarakat dalam memahami dan mengetahui berbagai manfaat teknologi AI. Dalam kerja sama ini, ICT Watch tidak hanya sebatas memberikan pelatihan secara luring, namun juga akan memberikan materi tambahan secara daring guna memberikan kesempatan para peserta belajar secara mandiri, namun tetap dalam pemantauan, karena akan diberikan materi-materi penting.

“Keterampilan AI ini untuk jangka panjang, bahkan para peserta akan dihubungkan ke berbagai lembaga hingga akses lapangan pekerjaan, salah satunya menghubungkan akses pelaku UMKM,” ujar Prasasti.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel Muhamad Muslim menyambut baik pelatihan AI bagi kaum perempuan yang diselenggarakan ICT Watch dan Kementerian Komdigi yang menyasar Provinsi Kalsel sebagai titik ketiga pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurut dia, program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas perempuan dalam memahami, menggunakan, dan mengkritisi teknologi AI secara etis dan produktif. “Saya berharap peran aktif perempuan di ruang digital semakin meningkat guna memperkuat perannya sebagai aktor penting dalam ekosistem AI di Indonesia,” tutur Muslim.

Pelatihan AI di Kalsel difasilitasi Tim ICT Watch Indonesia, Kemkomdigi, Diskominfo Kalsel, Relawan TIK Kalsel. Kegiatan ini diselenggarakan menggunakan anggaran ICT Watch dan APBD Kalsel Tahun Anggaran 2025 melalui Program Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Sub Kegiatan Kemitraan, serta pemangku kepentingan lainnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.