Hadapi Karhutla, Kotawaringin Timur Perkuat Sinergi
Senin, 04 Agu 2025, 18:10 WIBSAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar apel siaga dan gladi kesiapsiagaan untuk memperkuat sinergi lintas sektoral dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
âSemoga kegiatan ini semakin memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektoral dalam penanggulangan karhutla di Kotim, serta menjadi aksi nyata dalam upaya mengurangi risiko bencana,â kata Wakil Bupati Kotim Irawati di Sampit, Senin.
Apel siaga dihadiri oleh perwakilan Polres Kotim, Kodim 1015/Sampit, DPRD, Kejari, BMKG Kotim, Manggala Agni, dan lainnya.
Irawati menjelaskan Kotim pernah mengalami dampak berat dari karhutla ini pada 2015, 2019 dan 2023, termasuk kerugian material, rusaknya lahan produktif dan gambut, meningkatnya kasus Ispa, serta terganggunya kehidupan masyarakat.
âOleh karena itu, agar bencana karhutla tidak terulang, penting untuk terus siaga dan mengantisipasi sejak dini,â ujarnya.
Irawati mengemukakan data BMKG menunjukkan hingga 31 Juli 2025, terdapat 130 hotspot (titik api) dan 19,63 hektare lahan terbakar di Kotim.
Seiring penetapan status siaga darurat karhutla di Kotim selama 90 hari, yakni 1 Agustus - 29 Oktober 2025, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), TNI/Polri, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha dan masyarakat diminta mengerahkan seluruh sumber daya untuk pencegahan dan penanganan karhutla.
Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam menyebut selain apel siaga, pihaknya juga akan menggelar simulasi karhutla dan pemadaman guna menumbuhkan respons cepat dari personel gabungan terhadap kejadian di lapangan.
âUntuk simulasi kami jadwalkan ulang, karena hari ini situasinya tidak memungkinkan, karena baru turun hujan, sedangkan untuk simulasi butuh lahan kering, dan nanti kami upayakan melibatkan lebih banyak sukarelawan,â ujarnya.
Apel siaga diikuti dengan pengecekan kesiapan personel, armada dan peralatan. Untuk BPBD Kotim, ia menyebut persiapan sudah diupayakan semaksimal mungkin, walau ada satu armada yang rusak, sekarang sedang diperbaiki dengan harapan bisa digunakan kembali untuk operasi lapangan.
- karhutla
- kalteng
- kebakaran hutan
- kotim
- pemkab kotawaringin timur
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Kemenag Lebak: Persiapan Calon Haji Hampir Rampung, Dokumen Jadi Tahap Akhir
-
Status Gunung Semeru Mei 2026: Tetap Level III Siaga, Ini Rekomendasi Radius Bahayanya
-
Literasi di Ruang Publik, Perpustakaan Keliling Warnai HBKB Bogor
-
Apindo Kritik Keras: Ekonomi Tumbuh, Tapi Dunia Usaha Masih Sesak Napas
-
Pemkot Malang Dorong Program RT Berkelas untuk Perkuat Penanganan Sampah dari Tingkat Masyarakat
-
UMKM Butuh Pasar yang Lebih Adil di Platform Loka Pasar
-
Pemkot Bogor Berkomitmen Akhiri Era Buang Sampah di Lahan Terbuka Tanpa Diolah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.