Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tujuh Langkah Hadapi Kenaikan Angka Kemiskinan

📅 Rabu, 30 Jul 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tujuh Langkah Hadapi Kenaikan Angka Kemiskinan Doc: ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta.
Ket. Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati.

JAKARTA – Pada bulan Maret lalu, ternyata angka kemiskinan Jakarta meningkat. Ini aneh karena sepertinya terus saja diklaim terjadi penurunan kemiskinan. Menghadapi situasi ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menyiapkan tujuh kebijakan strategis untuk mengatasi kenaikan angka kemiskinan dan menekan ketimpangan.

“Beban ekonomi makin berat dirasakan masyarakat berpenghasilan rendah. Kami akan mengambil tujuh langkah cepat untuk mengatasi kemiskinan baru dan menekan ketimpangan,” kata Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi Jakarta, Suharini Eliawati, di Jakarta, Selasa (29/7).

Suharini merinci, kebijakan strategis ini adalah mengendalikan inflasi pangan dan energi. Pengendalian inflasi dilakukan melalui intervensi harga pasar, subsidi ongkos distribusi, serta memperkuat cadangan pangan strategis. Kebijakan selanjutnya, memperluas dan memperkuat bantuan sosial. Sasarannya, kelompok hampir miskin dan masyarakat yang baru jatuh miskin akibat tekanan ekonomi.

Berikutnya, mendorong penciptaan kerja formal, termasuk perluasan program padat karya, pelatihan keterampilan digital, penguatan UMKM, dan kemitraan dengan sektor swasta.

Selanjutnya, meningkatkan akses terhadap hunian dan layanan dasar. Caranya, dengan menyediakan hunian terjangkau dan subsidi untuk listrik, transportasi publik, serta pendidikan.

Kebijakan berikutnya, memberikan insentif kepada pelaku usaha yang mempekerjakan kelompok rentan, serta memperluas layanan publik di wilayah padat penduduk. Kemudian, membangun fondasi dan menyusun indikator untuk menjawab kebutuhan konkret warga. Ada penyediaan infrastruktur dasar, pengembangan ekonomi hijau, serta penguatan akses terhadap pendidikan dan kesehatan.

Langkah lain adalah mewujudkan “Jakarta Fund” untuk memperkuat investasi yang mendukung perekonomian Jakarta. Suharini menuturkan, Pemprov merespons serius kenaikan angka kemiskinan dan ketimpangan berdasarkan laporan terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta.

Data BPS menunjukkan tingkat kemiskinan Jakarta Maret 2025 mencapai 4,28 persen. Angka ini naik dari 4,14 persen pada bulan September 2024. Kenaikan ini menjadi peningkatan pertama sejak pandemi Covid-19. Suharini menyebut, kondisi tersebut mencerminkan pemulihan ekonomi belum inklusif. Peningkatan jumlah pekerja informal dan tekanan inflasi turut memperlebar jurang ketimpangan sosial.

Selain tingkat kemiskinan, laporan BPS juga mencatat proporsi pengeluaran 40 persen masyarakat terbawah hanya sebesar 16,12 persen. Hal ini menunjukkan ketimpangan tinggi sesuai dengan klasifikasi Bank Dunia.

Adapun ketimpangan pengeluaran (rasio gini) Jakarta naik dari 0,431 (September 2024) menjadi 0,441 (Maret 2025). Kenaikan ini tertinggi di Indonesia.

“Fokus kami bukan hanya menurunkan angka kemiskinan, tetapi juga mempersempit kesenjangan. Kami ingin memastikan pertumbuhan ekonomi Jakarta lebih merata dan adil,” kata dia. Suharini menyampaikan, Pemprov Jakarta terus berkomitmen untuk memperkuat sinergi lintas sektor.

Ini termasuk dengan pemerintah pusat, lembaga filantropi, dan dunia usaha. Tujuannya untuk menciptakan perlindungan sosial yang adaptif dan penciptaan kerja yang berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.