Gelar Batik Nusantara 2025: Merayakan Warisan, Menghidupkan Batik di Gaya Hidup Masa Kini
Rabu, 30 Jul 2025, 13:27 WIBJAKARTAâ Yayasan Batik Indonesia (YBI) resmi membuka Gelar Batik Nusantara (GBN) 2025 hari ini, di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan. Acara dua tahunan ini kembali hadir sebagai ruang perayaan, apresiasi, sekaligus kolaborasi lintas generasi untuk menghidupkan batik sebagai bagian penting dari identitas dan gaya hidup bangsa Indonesia.
Dengan tema âBangga Berbatikâ, GBN 2025 mengajak masyarakat untuk memaknai batik tidak hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup yang dinamis, relevan, dan membanggakan di tengah perkembangan zaman.
GBN 2025 dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming, Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, bersama Menteri Investasi, Menteri Pariwisata, Gubernur DKI Jakarta, serta Ketua Yayasan Batik Indonesia, Gita Ratna Gilangkencana. Hadir pula para Wakil Menteri, perwakilan pemerintah, tokoh budaya, komunitas batik, serta para sponsor dan mitra kerja.
Rangkaian Opening Ceremony dimulai dengan Indonesia Raya versi akapela oleh Prince Poetiray, dilanjutkan dengan tarian âJejak Jiwa Pada Kainâ. Acara dilanjutkan dengan doa bersama, sambutan, dan pemberian penghargaan kepada insan batik yang dinilai berkontribusi besar dalam pelestarian dan inovasi batik Nusantara. Prosesi pembukaan ditandai dengan penabuhan Kendang Sunda, diikuti tur eksklusif pameran.
 Kolaborasi & Inovasi
Tahun ini, GBN 2025 memberikan sorotan khusus pada Batik Merawit Cirebon, sebuah teknik membatik dengan pola garis-garis halus yang penuh ketelitian, yang telah memperoleh Indikasi Geografis (IndiGeo) pada November 2024. "Ini adalah bentuk komitmen kami untuk tidak hanya merayakan warisan, tetapi juga mendorong legitimasi dan pengakuan terhadap batik sebagai bagian dari masa depan,â ujar Gita Ratna Gilangkencana, Ketua Pelaksana GBN 2025, Rabu (30/7).
Di hari pembukaan, pertunjukan konseptual âMerawit Rasaâ akan digelar sebagai bagian dari penggalangan dana untuk mendukung program Yayasan Batik Indonesia. Acara ini melibatkan kolaborasi seniman seperti Happy Salma, Prince Poetiray, Dudy Gunawan, Manshur Angklung, dan Ipin Pian, dengan sajian istimewa dari Oma Elly. Seluruh hasil donasi akan disalurkan untuk pelestarian batik Indonesia
Pengalaman BudayaÂ
Selama lima hari penuh, GBN 2025 menghadirkan lebih dari 200 booth UMKM batik dan kuliner Nusantara. Pengunjung juga akan menikmati sesi talkshow, workshop, parade batik, immersive tunnel,photobooth, nail art, hingga live demo membatik dari Paguyuban Batik Cirebon.
Di hari kedua, talkshow âSehelai Batik, Sejalur Kehidupanâ bersama Putri Komar akan mengupas filosofi batik dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan lain meliputi pertunjukan musik, angklung, beauty workshop âScience of Beauty Soiréeâ oleh Duvaderm, serta Live Shopping GBN 2025 di Instagram @ybi.official.
Hari ketiga, Jumat 1 Agustus 2025, akan diisi talkshow âUrban Batik: Ketika Warisan Menjadi Gayaâ bersama Oemah Etnik dan Wilsen Willim, serta dua sesi âIndustrial Festivalâ oleh Kementerian Perindustrian. Malam harinya, suasana belanja akan semakin hidup dengan âLate Nite Shoppingâ bersama Aksara Records, Zodiac, dan Plastic Ziya.
Memasuki hari keempat, Sabtu 2 Agustus 2025, GBN 2025 menghadirkan penampilan spesial dari Maliq & DâEssentials pukul 13.00 WIB. Grup musik yang dikenal dengan warna musik soulful ini akan membawakan lagu-lagu andalan mereka dalam balutan nuansa batik, menciptakan suasana hangat dan meriah di tengah pameran. Acara hari itu juga dilengkapi talkshow, program anak, pertunjukan Tarakanita Berbatik, dan âKopi Talkâ yang membahas kaitan antara kopi dan kesehatan jiwa.
Sebagai penutup, Minggu 3 Agustus 2025, GBN 2025 akan menggelar Fun Run & Walk, mengajak masyarakat merayakan batik lewat gaya hidup sehat. Pendaftaran kegiatan ini terbuka untuk publik, di mana seluruh hasil donasi akan disalurkan untuk mendukung UMKM batik binaan Yayasan Batik Indonesia.
Kolaborasi Lintas Generasi, Untuk Batik yang Berkelanjutan GBN 2025 adalah ruang kolaborasi bagi semua pihak yang mencintai batik â dari perajin, seniman, pelaku usaha, hingga generasi muda yang ingin mengenal batik lebih dekat. Kehadiran Maliq & DâEssentials di GBN 2025 menjadi simbol kolaborasi antara musik, budaya, dan generasi muda, membuktikan bahwa batik bisa dirayakan dengan cara yang segar dan relevan.
Acara ini terselenggara berkat sinergi antara Kementerian Perindustrian, Dekranas, para sponsor utama serta seluruh mitra kerja dan donatur yang terus mendukung pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.
âPelestarian batik adalah perjalanan yang tidak bisa dilakukan sendirian. Ini adalah perjalanan kitabersama,â tegas Gita Ratna Gilangkencana.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Setop Jadi Penonton! Kemenperin Bongkar Jurus Cetak SDM Industri Jemput Investasi Tiongkok
-
Jaga Keberlanjutan, Kemenperin Dorong Rumah Sakit Patuhi Standar Lingkungan
-
Generasi Muda Bikin PMDN Agro Naik Tajam! Kemenperin: Makanan Minuman Jadi Magnet Baru
-
Perkuat Ekosistem, Kemenperin Libatkan IKM Komponen Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik
-
Lawan Serbuan Impor! Kemenperin Resmikan Pabrik Kawat Baja Rp300 M di Subang, 40% Buat Ekspor
-
Bungkus Produk Asal-asalan? Menperin: IKM Bisa Kalah Saing Kalau Kemasan Nggak Naik Kelas
-
Kemenperin: Asesor Kompetensi Kunci Transformasi Manufaktur yang Adaptif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.