PBNU Membangun Seribu SPPG demi Ikut Menyukseskan Program Makan Gratis
Selasa, 29 Jul 2025, 13:56 WIBJAKARTA -Â Rupanya banyak lembaga ikut-ikutan program makan gratis seperti dilakukan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Saat ini katanya, PBNU tengah membangun dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 1.000 titik untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf saat peletakan batu pertama pembangunan dapur MBG di Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyah, Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mengatakan pembangunan SPPG di pesantren menjadi langkah konkret PBNU dalam mendukung program prioritas nasional.
"Banyak program-program pemerintah yang bisa kami kerja samakan, salah satunya MBG. Kami terus berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional yang mengarahkan PBNU agar membuat 1.000 titik SPPG," katanya di Purwakarta pada Selasa.
Untuk wilayah Jawa Barat, lanjutnya, sudah ada 10 dapur yang siap beroperasi, sementara di daerah lainnya ada 218 titik yang sudah masuk ke dalam portal BGN, namun masih menunggu verifikasi. Pada bulan Agustus 2025, kata dia, pembangunan 1.000 titik tersebut ditargetkan beroperasi penuh untuk melayani kebutuhan gizi para santri dan siswa.
Sementara itu 47 titik dapur tengah dalam tahap persiapan pembangunan, tujuh dapur telah selesai dibangun dan disurvei, serta satu dapur lainnya telah siap dan menunggu penunjukan kepala dapur yaitu Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang diberi mandat mengelola operasional dapur tersebut.
Yahya juga menyebutkan sedikitnya ada 400-an pesantren NU yang memiliki santri dengan jumlah lebih dari 1.000 orang di 26.000 pesantren besar dan kecil, ditambah lebih dari 10.000 sekolah dan madrasah. Lembaga-lembaga pendidikan NU ini melayani sekitar lima juta santri dan siswa.
"NU akan mendedikasikan upaya dan potensi-potensinya dalam menyelenggarakan MBG," kata Yahya. Yahya juga menegaskan inisiatif ini bertujuan mencetak generasi muda yang cerdas dan unggul dalam menyongsong masa depan bangsa.
"Kerja sama antara PBNU dan BGN ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia," tutur Yahya Cholil staquf.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berharap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden dapat tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran. "Kami harap Program MBG dapat terealisasi dengan baik, sehingga anak-anak dapat merasakan manfaatnya," kata Kapolri di Mapolda Lampung, Senin.
Ia mengatakan guna mendukung program tersebut saat terdapat 359 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) termasuk 20 SPPG yang telah peletakan batu pertama pembangunannya di jajaran Polda Lampung. "Pembangunan SPPG merupakan bentuk komitmen Polri untuk mendukung program nasional Presiden Prabowo Subianto, khususnya program MBG," kata dia.
Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menjelaskan, saat ini Polda Lampung memiliki 15 Polres yang secara bersama membangun 20 SPPG dengan target dapat melayani 52.564 penerima manfaat yang tersebar di 269 sekolah di wilayah ini.
- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
- Dapur MBG
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
BMKG Ingatkan Nelayan dan Pelayaran Waspadai Gelombang Laut Setinggi 2,5 Meter di Perairan Sumatera Utara
-
Tuding Korsel Ingkar Janji, Trump Naikkan Tarif Impor Jadi 25%
-
Jumlah Penduduk Miskin di Perdesaan Kepulauan Riau Alami Kenaikan, meski di Perkotaan Turun
-
Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Stabil di Pertengahan Januari
-
Jadwal Thailand Masters, Para Pemain Indonesia Banyak yang Mesti Memulai dari Kualifikasi
-
Tegas! Jelang Ramadan, Mentan Larang Rumah Potong Hewan Naikkan Harga Daging
-
Penertiban Pedagang yang Berjualan Makanan di Siang Hari Selama Bulan Ramadan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.