Thailand-Kamboja Sepakat Akhiri Konflik

Senin, 28 Jul 2025, 21:52 WIB

JAKARTA - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan Thailand dan Kamboja telah bersepakat untuk mengakhiri konflik dua negara melalui penerapan gencatan senjata, yang berlaku mulai tengah malam nanti.

Kesepakatan diambil dalam pertemuan yang difasilitasi PM Anwar Ibrahim selaku Ketua ASEAN, di Putrajaya, Malaysia, Senin (28/7).

Ket. Foto: PM Malaysia Anwar Ibrahim (tengah), PM Kamboja Hun Manet (kiri), dan Pelaksana Tugas PM Thailand Phumtham Wechayachai (kanan) berfoto bersama setelah konferensi pers usai perundingan antara Thailand dan Kamboja di Putrajaya, Malaysia, pada Senin (28/7). — Sumber: AFP/Mohd Rasfan

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (28/7) malam, Anwar menyatakan sebagai Ketua ASEAN yang bergilir, Malaysia telah dipercayakan dengan tanggung jawab penting untuk memantau implementasi dan kepatuhan gencatan senjata ini atas permintaan kedua belah pihak bersama dengan mitra regional.

Resolusi damai ini mencerminkan semangat sejati Piagam ASEAN, yang berakar pada rasa saling menghormati, dialog, dan penolakan kekerasan demi kemanusiaan.

"Sekali lagi, ASEAN menegaskan perannya sebagai kekuatan yang kredibel dan berprinsip di panggung global, yang dipandu oleh diplomasi dan komitmen bersama terhadap martabat manusia," jelas Anwar.

PM Anwar menyampaikan penghargaan yang tulus kepada Thailand dan Kamboja atas pilihan kedua negara terhadap jalur diplomasi, dan kepada Presiden Amerika Seikat Donald Trump serta Presiden China Xi Jinping atas dukungan konstruktifnya dalam memajukan inisiatif perdamaian.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.