Teror Baru! Ratusan Aplikasi Android dan iPhone Ternyata Alat Hacker untuk Memeras Pengguna, Hapus Sekarang!
Senin, 28 Jul 2025, 08:45 WIBJAKARTA - Waspadalah! Dunia digital kembali diguncang dengan temuan mengejutkan dari tim peneliti keamanan siber Zimperium.
Mereka mengungkap kampanye malware masif bertajuk SarangTrap yang telah menyusup ke ratusan aplikasi populer di Android maupun iPhone.Â
Malware ini tidak hanya mencuri data pribadi, tapi juga memeras pengguna dengan cara paling licik dan mengerikan.
Dilaporkan, setidaknya 250 aplikasi dan lebih dari 80 domain berbahaya terlibat dalam operasi siber berbahaya ini.Â
Tak seperti malware biasa yang biasanya menyamar sebagai aplikasi utilitas, SarangTrap menyusupi aplikasi kencan, file sharing, bahkan layanan otomotif, jenis-jenis aplikasi yang kerap diunduh pengguna tanpa curiga.
Begitu diinstal, aplikasi-aplikasi ini secara diam-diam mengunduh malware pencuri data.
Tanpa sepengetahuan korban, berbagai informasi sensitif seperti foto pribadi, daftar kontak, hingga identitas perangkat langsung dicuri.
Yang lebih mengerikan, para hacker ini kemudian melakukan pemerasan. Mereka mengancam akan menyebarkan data pribadi korban, termasuk foto-foto intim ke internet jika permintaan mereka tidak dituruti.Â
Ini bukan sekadar peretasan biasa, tapi senjata psikologis yang memanfaatkan rasa percaya dan emosi korban.
"Ini lebih dari sekadar wabah malware, ini bentuk manipulasi digital yang sangat canggih," kata tim zLabs Zimperium.Â
"Pengguna yang mencari hubungan atau layanan justru dijebak untuk menyerahkan data paling pribadi mereka," tambah mereka.Â
Kampanye ini berjalan aktif di iOS dan Android, dengan metode manipulatif seperti profil konfigurasi berbahaya di iPhone yang memungkinkan akses langsung ke file dan pengenal perangkat tanpa disadari pengguna.
Beberapa nama aplikasi berbahaya yang ditemukan termasuk:
1. Lovelush
2. AceCloud
3. Zcloud
4. Erotic-s
5. Slovehome
6. KingCloud, dan masih banyak lagi.
Jika kamu pernah menginstal salah satu dari aplikasi tersebut, hapus segera secara manual.Â
Lalu, lakukan pemindaian menyeluruh dengan antivirus atau gunakan Google Play Protect untuk Android.
Zimperium juga menyarankan untuk tidak sembarangan mengunduh aplikasi dari luar toko resmi.Â
Waspadai jika aplikasi meminta izin aneh atau kode undangan. Yang terpenting, selalu tinjau ulang izin aplikasi secara berkala.
Di era digital seperti sekarang, satu klik bisa menghancurkan privasi dan keamananmu.Â
Jangan sampai kamu jadi korban berikutnya dari jebakan digital SarangTrap ini!
- Android
- iPhone
- Pemerasan
- Pencurian Data
- malware
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
Berita Terkait:
-
Pemprov DKI akan Gelar Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Catat Tanggalnya!
-
Hadapi Kemarau Panjang: Kementan Perkuat Sistem Air dan Pompanisasi di Jawa Barat
-
Jam Paling Rawan Kecelakaan saat Mudik Lebaran, Sebaiknya Dihindari
-
Kemenekraf dan Kemenbud Tandatangani MoU Perkuat Sinergi Pemajuan Kebudayaan
-
Tim Cook akan Mundur dari Jabatan CEO Apple
-
Celah Keamanan di Android (April–Mei 2026): Zero-Click & Zero-Interaction
-
Daftar 11 Pejabat Pemprov DKI Jakarta yang Baru Dilantik Gubernur Pramono
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.