- Home
-
- Luar Negeri
-
- Perang Thailand vs Kamboja...
Perang Thailand vs Kamboja, Siapa Militer Terkuat? Perbandingan Kekuatannya Bikin Merinding!
Jumat, 25 Jul 2025, 09:40 WIBJAKARTA - Ketegangan antara Thailand dan Kamboja bukan lagi sekadar perang dingin. Konflik panjang yang awalnya hanya berupa gesekan diplomatik kini meningkat jadi konflik bersenjata.
Bahkan konflik ini melibatkan jet tempur F-16 milik Thailand dalam pertempuran paling brutal antara kedua negara ini selama lebih dari satu dekade terakhir.
Di balik panasnya konflik ini, dunia mulai bertanya, siapa sebenarnya yang lebih siap tempur?Â
Mari kita bongkar kekuatan militer masing-masing, berdasarkan data dari International Institute for Strategic Studies (IISS) yang berbasis di London.
Anggaran dan Personel: Siapa Lebih Siap Perang?
Kamboja mengalokasikan USD 1,3 miliar untuk pertahanan pada 2024 dengan total 124.300 personel aktif.Â
Sejak dibentuk 1993 dari penggabungan militer bekas rezim Komunis dan kelompok perlawanan, angkatan darat Kamboja jadi ujung tombak, dengan 75.000 tentara, lebih dari 200 tank tempur, dan sekitar 480 unit artileri.
Tapi Thailand tak main-main. Negara ini adalah sekutu utama non-NATO Amerika Serikat dan menggelontorkan anggaran militer sebesar USD 5,73 miliar pada tahun yang sama.Â
Total personel aktif mencapai 360.000, termasuk 245.000 tentara darat yang diperkuat 400 tank, 1.200 kendaraan lapis baja, dan 2.600 artileri.Â
Plus, mereka punya helikopter Black Hawk dan drone canggih sebagai keunggulan taktis.
Udara: Siapa Penguasa Langit?
Kamboja tertinggal jauh di sektor ini. Angkatan udara mereka hanya beranggotakan 1.500 personel, tanpa satupun pesawat tempur.Â
Mereka hanya mengoperasikan 10 pesawat angkut, 10 helikopter, serta 16 helikopter serbaguna buatan Soviet dan Tiongkok.
Bandingkan dengan Thailand, 46.000 personel AU, 112 jet tempur termasuk 28 F-16 Fighting Falcon, 11 JAS 39 Gripen asal Swedia, dan puluhan helikopter. Dari sisi dominasi udara, Thailand tak tertandingi di kawasan.
Laut: Siapa Penguasa Samudra?
Angkatan Laut Kamboja punya 2.800 personel dan armada kecil berisi 13 kapal patroli dan 1 kapal pendarat amfibi. Cukup untuk patroli pantai, tapi belum layak disebut armada perang.
Sebaliknya, Thailand mengibarkan bendera kekuatan laut dengan 70.000 personel, 1 kapal induk, 7 fregat, dan 68 kapal patroli atau serang cepat.Â
Mereka bahkan punya kapal pendarat besar yang mampu mengangkut ratusan marinir serta puluhan kendaraan tempur dalam sekali jalan.
Jadi, Thailand vs Kamboja, Siapa Lebih Perkasa?
Jika konflik benar-benar memuncak, Thailand jelas unggul telak di semua lini, darat, laut, dan udara.Â
Kamboja mungkin punya semangat dan sejarah panjang dalam konflik internal, tapi dari sisi teknologi, jumlah personel, dan kekuatan persenjataan modern, Thailand jauh lebih dominan dan siap menggempur dalam skala besar.
Pertanyaannya sekarang bukan siapa yang menang, tapi seberapa lama dunia bisa menahan dua negara ini dari perang terbuka.
- thailand
- kamboja
- Thailand vs Kamboja
- perang thailand kamboja
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
Berita Terkait:
-
Thailand Dikepung Banjir Terparah dalam Seperempat Abad
-
Sekjen PBB Mengecam Meningkatnya ‘Aturan Kekerasan’ di Seluruh Dunia
-
Pasukan Thailand dan Kamboja Bentrokan Lagi
-
Pemkot Jaktim Segel Lapangan Padel Ilegal
-
Diimbangi Turki 2-2, Spanyol Tetap Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Gubernur Sebut 9 Gerai NTT Mart Perkuat Rantai Pasok Produk Daerah
-
Thailand: AS Tunda Perundingan Perdagangan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.