Alarm Kemarau! Komisi IX DPR Minta Krisis Air Bersih Segera Diatasi, Warga Mulai Kesulitan
Senin, 27 Jul 2026, 03:00 WIBJakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Putih Sari mengatakan bahwa fenomena krisis air bersih yang dialami masyarakat akibat musim kemarau perlu segera ditangani agar tidak menimbulkan persoalan kesehatan maupun semakin memperberat beban keluarga.
Putih Sari di Jakarta, Minggu (26/76), mengatakan bahwa air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat menentukan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
Kurangnya akses terhadap air yang layak dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit, terutama bagi anak-anak, lanjut usia, serta kelompok rentan lainnya.
"Musim kemarau yang panjang ini membuat masyarakat sulit mendapatkan air bersih," katanya.
Atas hal itu, dia pun menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air akibat musim kemarau di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Sedikitnya tiga mobil tangki air bersih disalurkan ke sejumlah titik yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Cibarusah, Kecamatan Serang Baru, dan Kecamatan Bojongmangu.
Penyaluran dilakukan langsung ke lingkungan tempat tinggal masyarakat agar bantuan dapat segera diterima dan dimanfaatkan.
Sari berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat untuk sementara waktu.
Dia juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan merespons kebutuhan masyarakat, khususnya ketika terjadi kondisi darurat seperti kekeringan.
Menurut dia, sejumlah warga menyampaikan bahwa bantuan air bersih sangat dibutuhkan karena sumber air di sekitar tempat tinggal mereka mulai berkurang dan tidak lagi mampu memenuhi seluruh kebutuhan sehari-hari.
Bagi masyarakat, distribusi air melalui mobil tangki juga membantu mengurangi biaya dan tenaga yang harus dikeluarkan untuk memperoleh air dari lokasi yang lebih jauh.
Untuk itu, dia meminta seluruh pihak dapat meningkatkan perhatian terhadap wilayah-wilayah yang berulang kali mengalami kekeringan.
Dia juga mendorong pemetaan daerah rawan kekeringan serta penyediaan sarana air bersih yang lebih berkelanjutan perlu dilakukan agar masyarakat tidak terus menghadapi persoalan serupa setiap musim kemarau.
"Yang terpenting, bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kami akan terus berupaya hadir dan membantu masyarakat yang membutuhkan," katanya.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pangdam XIII/Merdeka Pastikan TMMD di Minahasa Tenggara Tepat Sasaran
-
Hujan Ringan Bakal Guyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia
-
Anda Warga Tangerang? Pemkab Buka Pendaftaran Mudik Gratis "Online" Kuota Hanya 2.800 Orang
-
Aturan Baru VAR di Piala Dunia 2026, Pelanggaran Bola Mati Bisa Ditinjau
-
PPIH Arab Saudi Siapkan Buggy Car untuk Sambut Jamaah Haji Gelombang II di Jeddah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.