Tanpa Riset dan Modal, Ekonomi Transmigrasi NTT Cuma Jalan di Tempat!

Minggu, 20 Jul 2025, 15:28 WIB

SUMBA BARAT DAYA – Investasi dan riset di bidang transmigrasi sangat penting untuk keberhasilan program tersebut dan pembangunan daerah.

Investasi menyediakan dana yang dibutuhkan untuk pengembangan infrastruktur, penyediaan fasilitas, dan dukungan ekonomi bagi transmigran.

Ket. Foto: Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mengunjungi Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. — Sumber: Istimewa.

Sementara itu, riset memberikan pemahaman mendalam tentang tantangan dan potensi daerah transmigrasi, sehingga program dapat disesuaikan dan dioptimalkan.

Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menyampaikan salah satu kunci untuk mengentaskan kemiskinan di kawasan transmigrasi adalah dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui investasi.

Dalam kunjungan ke tiga kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur, yakni Sumba Timur, Sumba Barat Daya dan Sumba Barat pada Sabtu (19/7), Iftitah menyebut bahwa ketiga wilayah tersebut memiliki tingkat kemiskinan yang cukup tinggi sekitar 26-28 persen.

Menurutnya, Kementerian Transmigrasi (Kementrans) memiliki tiga strategi untuk membantu pemerintah daerah dalam menurunkan angka kemiskinan ini.

"Pertama, adalah pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui investasi, kemudian hilirisasi dan industrialisasi," ujar Iftitah di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (19/7).

Ia menyebut dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dibutuhkan riset untuk menggali perekonomian di tiap wilayah. Kementrans akan mengirimkan sekitar 40 orang peneliti dari universitas terbaik di Indonesia untuk ketiga kabupaten tersebut.

Para peneliti akan melakukan pemetaan potensi wilayah apa saja yang cocok untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan bisa menghadirkan investasi di tiga kabupaten tersebut.

Selain itu, Iftitah juga akan berdiskusi dengan Kementerian Keuangan terkait pemberian insentif khusus terhadap ketiga kawasan transmigrasi tersebut.

"Mungkin perlu ada semacam insentif khusus. Apakah misalkan keringanan pajak atau misalkan relaksasi keuangan dan lain-lain. Itu nanti akan saya pikirkan dan saya tentu akan harus diskusikan dengan Menteri Keuangan," katanya.

Lebih lanjut, strategi kedua untuk menurunkan angka kemiskinan adalah dengan penciptaan lapangan kerja, khususnya bagi generasi muda.

Di Kabupaten Sumba Barat Daya dan Sumba Barat, kata Iftitah, banyak potensi pariwisata yang bisa dikembangkan. Menurutnya, saat investor masuk ke sektor pariwisata, maka banyak anak muda bisa terserap pada industri tersebut.

Strategi selanjutnya adalah menjaga keseimbangan dan kelestarian lingkungan alam sekitar. Iftitah mengatakan kehadiran 40 peneliti mendatang diharapkan dapat mencari solusi adanya energi terbarukan di Nusa Tenggara Timur.

"Mudah-mudahan dengan bantuan para peneliti ini, kita bisa carikan solusi dengan energi terbarukan, menggunakan solar panel. Tadi saya lihat dari pesawat, sudah ada beberapa tempat yang menggunakan solar panel tersebut," imbuh Iftitah.

  • Transmigrasi

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.