Rudy Mas’ud Kembali Pimpin DPD Partai Golkar Kaltim Periode 2025-2030
Minggu, 20 Jul 2025, 07:38 WIBSAMARINDA - Rudy Masâud, Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, terpilih kembali menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Partai Golkar Kaltim melalui Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kaltim yang digelar di Samarinda, Sabtu (19/7) malam.
Rudy Mas'ud yang sudah lima tahun menjabat ketua partai berlambang pohon beringin itu, terpilih secara aklamasi untuk memimpin partai tersebut periode 2025 -2030, pada Musda yang dihadiri oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia, dan anggota DPD Golkar Kabupaten dan Kota se- Kaltim.
Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa Musda adalah forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat DPD yang harus dimanfaatkan untuk tiga hal utama, di antaranya evaluasi program kerja pengurus lama; penyusunan program dan rekomendasi ke depan; serta pemilihan ketua.
Bahlil mengapresiasi capaian Partai Golkar Kaltim yang dinilai berhasil dalam memenangkan pemilihan anggota legislatif (pileg) dan pemilihan kepada daerah (Pilkada) 2024.
âSaya sangat mengapresiasi prestasi Pak Rudy dan seluruh pengurus DPD Golkar Kaltim yang berhasil menang besar. Ini penilaian objektif, bukan sekadar basa-basi,â kata Bahlil yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu.
Pada kesempatan itu, ia juga menyinggung tak adanya pesaing Rudy Masâud dalam pemilihan Ketua DPD Golkar Kaltim membuat proses musda berjalan secara aklamasi.
"Dengan hanya satu calon, tak banyak dinamika berarti dalam pemilihan," ujarnya.
Meskipun begitu, Bahlil memberikan instruksi serius kepada Rudy Masâud dan seluruh jajaran pengurus agar musda kali ini menjadi momen konsolidasi menyeluruh hingga ke akar rumput.
âSaya minta setelah ini segera dilakukan musda di kabupaten dan kota se-Kaltim, lanjut ke kecamatan, hingga desa. Jangan sampai para pengurus hanya menjadi papan nama, kunci kemenangan Golkar adalah konsolidasi total,â kata Bahlil.
Menurut dia, Partai Golkar tidak akan mampu mempertahankan dan memperbesar suara jika tidak merawat basis organisasi hingga level terbawah.
âSaya tahu karena saya juga dari daerah. Pernah jadi Bendahara Golkar Provinsi. Saya jebolan rakerdes. Dulu kita punya sekolah kader, sekarang modifikasi itu lewat IT dan rekrutmen anak muda harus ditingkatkan,â tuturnya.
Bahlil juga memaparkan bahwa pemilih pada Pemilu 2029 didominasi kelompok usia 17â50 tahun, yakni sebesar 72 persen. Oleh karena itu, Partai Golkar harus mampu menyasar segmen anak muda dengan pendekatan digital dan modern.
âKalau kita tidak menyasar anak muda, kita akan ditinggal. Harus ubah strategi, kembangkan rakerdes model baru dan aktifkan media sosial kita,â ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran organisasi-organisasi sayap partai dalam memperkuat pengaruh dan penetrasi Golkar ke masyarakat.
âSeperti kapal induk dan kapal sekoci. Sekocinya itu organisasi sayap, harus aktif, harus digerakkan. Rekrut juga kader-kader dari organisasi lainnya seperti KNPI, Cipayung, HIMDI,â kata Bahlil.
- rudy mas'ud
- Ketua DPD Golkar Kaltim
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.