Hujan Lebat Terus Mengguyur Korsel, Banjir dan Longsor Tewaskan 10 Orang

Minggu, 20 Jul 2025, 21:46 WIB

SEOUL - Sebanyak 10 orang tewas dan sembilan lainnya hilang akibat hujan lebat dan tanah longsor yang melanda Korea Selatan empat hari lalu, papar pemerintah pada Minggu (20/7).

Data Kementerian Dalam Negeri dan Badan Pemadam Kebakaran Nasional, per Minggu (20/7) pukul 5 pagi (03.00 WIB), juga menunjukkan bahwa sebagian besar korban tewas -- enam tewas dan tujuh hilang -- terjadi di wilayah selatan Sancheong.

Ket. Foto: Sebuah bangunan rusak diterjang banjir setelah hujan deras di provinsi Gapyeong, Korea Selatan pada Minggu (20/7). — Sumber: Yonhap

Korban tewas lainnya terjadi di Osan, Provinsi Gyeonggi; Seosan, Provinsi Chungcheong Selatan; dan Dangjin, Chungcheong Selatan.

Dua dari sembilan orang yang hilang dilaporkan di kota Gwangju, barat daya Korea.

Petugas pemadam kebakaran mengatakan upaya penyelamatan masih berlangsung di Sancheong, yang dapat menyebabkan perubahan jumlah korban. Sebanyak 58 orang telah diselamatkan dari wilayah tersebut saja.

Hujan deras mengguyur Korsel sejak Rabu (16/7), dengan curah hujan di Sancheong mencapai setinggi 793,5 milimeter. Kabupaten Hapcheon yang bersebelahan hingga 699 mm , sementara kabupaten Hadong yang berdekatan mencapai curah hujan 621,5 mm.

Pihak berwenang telah mencatat 1.920 kasus jalan terendam banjir, hilangnya tanah, dan kerusakan fasilitas umum, serta 2.234 kasus kerusakan properti pribadi lainnya, seperti bangunan dan lahan pertanian.

Sebanyak 12.921 orang mengungsi di 14 kota besar dan provinsi.

Hujan deras lebih lanjut diperkirakan akan terjadi di wilayah ibu kota dan Provinsi Gangwon hingga Minggu (20/7) pagi. Ant/Yonhap-OANA

  • seoul tower
  • korean won

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.