Polda Jabar: Pelaku Jual Bayi ke Singapura Diduga Palsukan Dokumen
Kamis, 17 Jul 2025, 20:59 WIBBANDUNG â Kepolisian Daerah Jawa Barat mengungkap pelaku perdagangan bayi ke Singapura memalsukan sejumlah dokumen kependudukan demi meloloskan bayi ke luar negeri.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Kombes Pol Surawan, mengatakan dokumen yang dipalsukan mencakup akta kelahiran, kartu keluarga (KK), identitas pelaku, hingga paspor.
"Dalam akta itu disampaikan bahwa orangtua kandungnya adalah yang ada dalam KK, sehingga ini sudah ada unsur pemalsuannya," kata Surawan di Bandung, Kamis (17/7).
Surawan menyebut setelah akta dan dokumen lainnya selesai dipalsukan, bayi-bayi tersebut lalu diuruskan paspornya dan diberangkatkan ke Singapura melalui Jakarta.
Ia menjelaskan, praktik ilegal ini dijalankan oleh 16 pelaku. Sebanyak 13 di antaranya telah ditangkap, sementara tiga lainnya masih dalam pencarian (DPO).
âPelaku memiliki peran berbeda, mulai dari perekrut, penampung, perawat bayi, hingga pembuat dokumen palsu,â ujarnya.
Lebih lanjut, Surawan mengungkapkan bayi-bayi korban sebelumnya direkrut melalui media sosial oleh tersangka berinisial AF, lalu ditampung sementara di Kabupaten Bandung.
Dari sana mereka dibawa ke Pontianak untuk pembuatan dokumen, sebelum kembali ke Jakarta dan diterbangkan ke Singapura.
âDi Pontianak itu tempat pembuatan dokumen. Bayi-bayi ini dimasukkan ke Kartu Keluarga orang lain, lalu dibuatkan paspor untuk proses pengiriman ke luar negeri. Mayoritas tersangka juga berdomisili di Pontianak,â ujar Surawan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan pihaknya akan menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di Pontianak dalam pemalsuan dokumen tersebut.
âKami akan telusuri dan dalami sejauh mana keterlibatan Disdukcapil. Apalagi ini dilakukan berulang,â kata Hendra.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
TMII Hadirkan Ragam Acara Budaya dan Hiburan saat Natal dan Tahun Baru
-
Inflasi Kediri Terkendali Berkat Operasi Pasar Murni
-
Negara-negara Eropa Enggan Turuti Permintaan Trump untuk Membantu Amankan Selat Hormuz
-
Hebat, Jualan Bumbu Bisa Meraih Omzet Rp54 Miliar
-
Mudik Awal Antisipasi Lonjakan Pemudik Jelang Idul Fitri
-
Kyiv Diguncang Serangan Drone dan Rudal Russia, Jelang Pertemuan Zelenskyy dan Trump
-
Hasil Piala Afika 2025: Nigeria Lolos ke 16 Besar Usai Taklukkan Tunisia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.