Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenekraf: Atraksi Sebagai Penguatan Ekosistem Tari Nasional

📅 Rabu, 16 Jul 2025, 18:46 WIB | Oleh:
Kemenekraf: Atraksi Sebagai Penguatan Ekosistem Tari Nasional Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Wamenekraf Irene hadiri peresmian Atraksi di Jakarta, Selasa (15/7).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendukung hadirnya Asosiasi Tari dan Koreografer Indonesia (Atraksi) untuk penguatan ekosistem tari nasional.

Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) menilai hadirnya Atraksi sebagai sebuah asosiasi dapat berkolaborasi dengan pemerintah.

“Kolaborasi akan memberikan informasi mengenai program-program dari pemerintah untuk para teman-teman pegiat seni tari, serta dengan cepat dan tepat menyalurkan informasi tersebut,” ujar Wamenenkraf Irene dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (15/7).

Peresmian Atraksi yang digelar di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, pada Selasa (15/7) itu akan menjadi wadah bagi 500 penari profesional dari berbagai genre.

Atraksi diluncurkan sebagai respons atas kebutuhan para penari dan koreografer di Indonesia akan wadah kolaboratif yang profesional, inklusif, serta mampu menjadi ruang advokasi dan penguatan kapasitas.

Asosiasi ini hadir sebagai rumah bersama bagi pelaku industri tari dari berbagai latar belakang mulai dari koreografer, sanggar, komunitas, hingga institusi pendidikan untuk bersama-sama menyusun strategi pengembangan sektor tari yang berkelanjutan.

"Saya membayangkan Indonesia yang penuh keragaman dalam seni tari memiliki satu rumah yang mampu menaungi dan mengutarakan aspirasinya untuk dapat lebih didengar," jelas Wamenekraf Irene.

Wamenekraf Irene berharap Atraksi dapat menjadi penghubung lintas daerah dan generasi dalam memperkuat posisi seni tari di kancah nasional maupun global.

Menurut dia, keberadaan asosiasi ini membuka ruang dialog, kolaborasi, serta pemberdayaan yang lebih luas bagi para pelaku seni tari.

"Saya berharap agar Atraksi terus bersatu tetap kompak, tetap solid, tidak mau tau genre nya apa yang penting kita terus berkarya dan menjadi satu, yaitu Indonesia," kata Irene.

Sementara, Ketua Atraksi Muhammad Reza menambahkan bahwa asosiasi ini lahir dari sebuah keresahan untuk mampu membangun wadah para seniman tari, dengan slogan lintas generasi dan lintas genre. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.