Cadillac Siap Umumkan Pembalap F1 Pertama di Tengah Memanasnya Bursa Transfer 2026

Rabu, 16 Jul 2025, 08:40 WIB

STUTTGART— Bursa transfer pembalap Formula 1 musim 2026 mulai memanas menjelang jeda musim panas, dengan sejumlah manuver mengejutkan dan spekulasi besar yang mengguncang grid. Di tengah rumor hengkangnya Max Verstappen dari Red Bull, Cadillac bersiap mencuri perhatian dengan pengumuman penting: mereka akan segera mengumumkan pembalap pertama tim di F1.

Menurut laporan Auto Motor und Sport, pabrikan asal Amerika Serikat itu akan merilis nama pembalap perdana mereka sebelum libur musim panas dimulai. Jurnalis senior Michael Schmidt menyebut bahwa tiga nama kuat telah melakukan pembicaraan dengan manajemen Cadillac di sela akhir pekan GP Inggris di Silverstone: Valtteri Bottas, Mick Schumacher, dan juara F2 2022, Felipe Drugovich.

Ket. Foto: Valtteri Bottas — Sumber: AFP

“Bottas, Schumacher, dan Drugovich telah berdiskusi langsung dengan pihak Cadillac di Silverstone,” ungkap Schmidt. “Namun, belum ada kontrak yang diteken hingga saat ini.” Ia menambahkan, Cadillac berada di bawah tekanan untuk merekrut setidaknya satu pembalap berpengalaman mengingat sejauh ini hanya pembalap muda Amerika yang terlibat dalam program simulator mereka.

Bottas, yang saat ini membalap untuk Stake F1 (Sauber), terlihat berbincang cukup lama dengan bos tim Cadillac, Graeme Lowdon. Pengalamannya di Mercedes dan Alfa Romeo menjadikan pembalap Finlandia itu opsi ideal untuk memimpin proyek debut Cadillac di F1.

Sementara itu, Mick Schumacher yang kini menjadi pembalap cadangan Mercedes dan aktif di WEC bersama Alpine juga disebut punya peluang besar. Sedangkan Drugovich, yang sempat menjadi cadangan Aston Martin, ingin kembali ke grid penuh waktu.

Untuk tahap pengujian dan pengembangan, Cadillac akan mendapat pasokan sasis Ferrari 2023, sebagai bagian dari kerja sama teknis dengan Maranello. Langkah ini dinilai strategis karena akan mempercepat adaptasi teknis Cadillac sebelum tampil penuh pada musim 2026.

Di tempat lain, perubahan besar kemungkinan terjadi di tim papan atas. Spekulasi hengkangnya Max Verstappen dari Red Bull terus bergulir. Meski Red Bull membantah kabar pertemuan antara Verstappen dan bos Mercedes Toto Wolff di Sardinia, mantan pembalap Ralf Schumacher menilai peluang transfer tetap terbuka.

“Mercedes sangat tertarik dengan Verstappen. Jika mereka menunjukkan keseriusan penuh, saya yakin Max akan pindah,” kata Ralf kepada Sport1. “Red Bull mungkin butuh 3 hingga 5 tahun lagi untuk kembali dominan, dan saya tak yakin Max akan menunggu selama itu.”

Jika Verstappen benar hengkang, spekulasi menyebut Mercedes junior Kimi Antonelli bisa menjadi tandem barunya, membuka ruang bagi George Russell untuk menyeberang ke Red Bull, yang akan menduetkannya dengan rookie Prancis Isack Hadjar.

Langkah itu juga bisa mengamankan masa depan Liam Lawson di Racing Bulls, dengan Arvid Lindblad, pembalap muda 17 tahun yang tampil di latihan bebas GP Inggris disebut sebagai calon tandemnya. Helmut Marko memuji fisik dan konsistensi Lindblad setelah sang pembalap menjalani lebih dari 100 lap pengujian pasca-GP Silverstone.

Dengan dinamika besar yang terjadi di puncak grid, kehadiran Cadillac bisa menjadi warna baru yang menarik di musim 2026. Namun, seperti ditegaskan Michael Schmidt, Colton Herta dari IndyCar belum masuk rencana jangka pendek dan hanya dipertimbangkan setelah tim tampil kompetitif di F1.

Dengan proyek yang tengah dibentuk bersama mitra teknis Ferrari dan tuntutan untuk tampil siap di musim perdana, pengumuman siapa pembalap pertama Cadillac akan menjadi sorotan penting dalam bursa transfer musim ini.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.