Sinner Menuju Era Emas Usai Menjuarai Wimbledon

Selasa, 15 Jul 2025, 07:24 WIB

LONDON – Petenis dari Italia, Jannik Sinner, menegaskan ambisinya untuk terus berkembang usai meraih gelar perdananya di Wimbledon, Senin (14/7) dini hari WIB. Dia menaklukkan rival bebuyutannya, Carlos Alcaraz, dalam pertarungan empat set di Centre Court: 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.

Kemenangan tersebut menjadi ajang pembalasan manis atas kekalahan dramatis Sinner di final Prancis Open bulan lalu. Saat itu dia menyerah setelah unggul dua set dan gagal menuntaskan tiga peluang match point. Kini, petenis Italia itu bukan hanya merengkuh gelar Grand Slam keempatnya, tapi juga mengakhiri dominasi dua tahun Alcaraz di All England Club.

Ket. Foto: Petenis Italia Jannik Sinner saat merayakan kemenangannya dengan trofi juara setelah mengalahkan Carlos Alcaraz di pertandingan final Wimbledon 2025 di All England Lawn Tennis and Croquet Club di Wimbledon, London, Senin (14/7) dini hari WIB. — Sumber: Glyn KIRK /AFP

“Saya belum mencapai puncak permainan. Di usia 23, mustahil sudah menyentuh performa terbaik. Jadi, saya akan terus berkembang,” ucap Sinner yang kini mencatat tiga gelar dari empat final Grand Slam terakhir. Dia menambahkan, terus menaruh respek pada Carlos karena ada beberapa hal yang dilakukan lebih baik dari Sinner.

Kemenangan atas Alcaraz terasa sangat penting bagi Sinner karena selalu kalah dalam lima pertemuan terakhir sejak 2023. Ini termasuk di final Paris, Roma, dan Beijing. Kali ini, Sinner tak membiarkan hal itu berulang. “Rasanya luar biasa karena saya tahu betapa sulitnya mengalahkan seseorang yang terus-menerus mengalahkan Anda. Tapi saya tidak pernah merasa kalah total. Saya tahu sangat dekat,” ujarnya.

Gelar ini juga menjadi momen penebusan emosional bagi Sinner. Meski selama lima pekan terakhir dia tampak tenang di depan publik, di balik layar dia harus berjuang keras untuk bangkit dari luka kekalahan di Roland Garros. “Yang paling membanggakan saya mampu jujur pada diri sendiri dan berdamai dengan kegagalan. Ini bukan perjalanan yang mudah,” ungkapnya. Dia juga menyebut bahwa hanya orang-orang terdekatnya yang benar-benar tahu perjuangan mentalnya selama ini.

Darren Cahill, pelatih Sinner, memandang persaingan dengan Alcaraz sebagai sesuatu yang akan mendominasi era baru tenis. Namun, dia menolak membandingkannya dengan era emas Federer, Nadal, dan Djokovic.

“Waktu itu, untuk bisa juara Grand Slam, Anda harus menyingkirkan setidaknya dua dari mereka. Sinner dan Carlos belum sampai di sana, tapi mereka memulai dengan luar biasa. Mereka saling mendorong dan rivalitas ini nyata. Semoga bertahan 10–12 tahun ke depan,” ujar Cahill. Sejauh ini, Sinner dan Alcaraz telah berbagi tujuh gelar Grand Slam terakhir, mereka benar-benar membentuk tatanan baru tenis dunia. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan

Iran Ancam Anggap Musuh Siapa Pun yang Ikut Blokade Ekonomi AS

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.