Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPRD Kota Malang Harap Seragam Gratis Sasar Murid Sekolah Swasta

📅 Minggu, 13 Jul 2025, 17:16 WIB | Oleh:
DPRD Kota Malang Harap Seragam Gratis Sasar Murid Sekolah Swasta Doc: ANTARA/Ananto Pradana
Ket. DPRD Kota Malang bersama Pemerintah Kota Malang melakukan pembahasan detail Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di gedung lembaga setempat.

MALANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang, Jawa Timur berharap pelaksanaan program seragam gratis tidak hanya menyasar murid baru di SD dan SMP negeri, tetapi juga menyasar siswa-siswi dari sekolah swasta.

"Saya berharap yang mendapatkan seragam gratis dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang itu juga pelajar di sekolah swasta," kata Anggota Komisi D DPRD Kota Malang Asmualik di Kota Malang, Minggu (13/7).

Menurut dia, pemerataan pembagian seragam gratis itu bertujuan untuk meringankan beban orang tua siswa baru. Ini juga menjadi bagian dari upaya penyetaraan hak mendapatkan fasilitas pendidikan.

"Itu semua kan anak-anak kita, sehingga kalau pemerintah ingin membantu, dibantu semuanya," ujar dia.

Selain itu, katanya, seragam gratis menjadi kebutuhan bagi para siswa di SD dan SMP swasta, bukan murid sekolah negeri saja.

"Untuk (siswa baru) yang menempuh pendidikan di madrasah ibtidaiyah (MI) swasta dan negeri kalau memang dimungkinkan secara hukum dan diperbolehkan juga bisa diberikan," ucapnya.

Kendati demikian, Asmualik mengapresiasi berjalannya program seragam gratis ini. "Saya mengapresiasi apa yang sudah diajukan oleh Pemkot Malang, semoga bisa membuat pelajar senang dan beban orang tua menjadi lebih ringan," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana mengatakan seragam gratis saat ini baru diperuntukkan bagi murid baru di SD-SMP negeri, tetapi tidak menutup kemungkinan ke depannya program itu akan digulirkan bagi pelajar di sekolah swasta.

Sebab, proses penganggaran pelaksanaan program ini baru berjalan setelah Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dilantik, bukan ketika masa pembahasan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2025.

"Kan anggarannya sementara ini masih untuk sekolah negeri, nanti kalau sisa kami juga berikan," kata Suwarjana.

Totalnya ada 16.500 murid baru jenjang SD dan SMP negeri yang diproyeksikan mendapatkan seragam gratis dari Pemkot Malang.

Suwarjana menjelaskan untuk pelajar kelas 1 SD memperoleh satu setel seragam putih-merah dan pramuka. Sedangkan bagi pelajar kelas 7 SMP mendapatkan satu setelah seragam putih-biru dan pramuka. "Itu beserta atributnya," tutur dia.

Disdikbud Kota Malang menargetkan pembagian jatah seragam sekolah gratis tuntas pada akhir Juli 2025.

"Insya Allah Selasa (15/7) saya akan menyerahkan secara simbolis (seragam sekolah gratis) di SMP Negeri 6," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

21 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.