Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Tangerang Harapkan Capaian Investasi Berdampak Ke Ekonomi Lokal

📅 Jumat, 11 Jul 2025, 09:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Tangerang Harapkan Capaian Investasi Berdampak Ke Ekonomi Lokal Doc: ANTARA 
Ket. Ilustrasi-Warga berjalan dengan latar belakang gedung apartemen di kawasan Cikokol, Kota Tangerang, Banten, Senin (12/8/2024).

TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Banten mengharapkan pencapaian nilai investasi bisa memberikan dampak pada pembukaan lapangan kerja dan peningkatan ekonomi lokal.

"Adanya investasi baru, bisa berdampak pada pembukaan lapangan kerja dan ekonomi lokal sehingga dampaknya luas bagi masyarakat, bukan pada industri saja," kata Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman di Tangerang, Kamis (10/7).

Sekda Herman mengatakan program Gampang Kerja yang dicanangkan Wali Kota Sachrudin bertujuan sebagai solusi mengatasi pengangguran dengan pembukaan lapangan kerja sebesar-besarnya.

Maka itu, beragam kemudahan dalam berinvestasi pun disediakan mulai dari perijinan online hingga mal pelayanan publik yang mudah diakses publik dalam satu tempat.

"Kami juga memberikan jaminan keamanan kepada pelaku usaha yang berinvestasi dari gangguan oknum melalui kerjasama dengan Kepolisian, TNI dan Kejaksaan," katanya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang Sugiharto Achmad Bagdja mengatakan dari target investasi pada 2025 sebesar Rp15,11 triliun, capaian pada triwulan pertama Rp4,37 triliun atau setara 28,92 persen dengan rincian Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp2,83 triliun atau 65 persen sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp1,54 triliun atau 35 persen.

Ia pun menjelaskan, pada Triwulan 1 tahun 2025 realisasi investasi yang tercatat baik PMDN maupun PMA terdapat 6.099 proyek dengan nilai investasi Rp4.366,05 miliar dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 36.375 pekerja.

Dari 6.099 proyek tersebut tersebar ke dalam beberapa sektor, diantaranya sektor yang terbesar investasinya adalah sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi 21 persen, kedua sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran 15 persen dan ketiga sektor perdagangan dan reparasi 13 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Insiden Maut Chiang Rai: Te...

Yen Jepang Makin Terperosok Dekati Rekor Terendah

30 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Yen Jepang Makin Terperosok...
Luar Negeri
Armenia Terbelah Dua Kubu A...
Nasional
DPR Dorong Distribusi Digit...
Luar Negeri
Pekerja Mogok Kerja, Layana...
Daerah
Bangka Tengah Tanam Padi Go...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.