Google Luncurkan Fitur Image to Video di Gemini Lewat Model Veo 3
Jumat, 11 Jul 2025, 17:05 WIBJAKARTA - Google resmi menambahkan kemampuan membuat video pendek dari gambar diam ke rangkaian layanan Gemini dengan memanfaatkan model generatif Veo 3 beresolusi tinggi. Fitur baru ini dirilis di platform ImageFX dan menghadirkan opsi pengubahan foto menjadi klip delapan detik yang dilengkapi audio sintetis agar terlihat seperti rekaman nyata.
Menurut penjelasan tim DeepMind, prosesnya dimulai ketika pengguna mengunggah satu gambar atau meminta pencitraan baru melalui prompt teks, kemudian Veo 3 menafsirkan unsur warna, perspektif, dan kedalaman untuk menciptakan rangkaian bingkai bergerak. Google mengeklaim pendekatan ini menjaga konsistensi objek, sehingga hasil video memiliki kontinuitas visual yang lebih baik dibanding versi Veo sebelumnya.
âModel ini dirancang agar foto tidak berubah bentuk saat bergerak, sehingga transisi gambar ke video tampak mulus,â ujar juru bicara Google DeepMind.
Integrasi Veo 3 ke dalam ekosistem Gemini disebut sebagai jawaban Google atas maraknya generator video AI kompetitor seperti Sora dari OpenAI dan Dream Machine milik Luma Labs. Raksasa pencarian itu menegaskan bahwa penempatan fitur di ImageFX bertujuan mempercepat distribusi ke kreator konten tanpa menunggu peluncuran aplikasi terpisah.
Pihak perusahaan menambahkan bahwa setiap klip dibatasi delapan detik untuk menjaga efisiensi komputasi dan mencegah penyalahgunaan, tetapi pengguna tetap bisa âmenjahitâ beberapa video guna menghasilkan cerita lebih panjang. Google turut menekankan penggunaan watermark digital SynthID pada setiap bingkai video agar karya AI mudah diidentifikasi dan dilacak.
âKami sengaja menyematkan penanda tak kasatmata agar publik tahu konten ini buatan AI dan bukan rekaman sungguhan,â terang tim tanggung jawab produk Google.
Pengguna yang ingin mencoba harus mendaftar di labs.google, memilih Project Gemini, lalu mengakses tab ImageFX pada bilah sisi untuk menemukan tombol âimage?to?videoâ. Setelah pengunggahan selesai, sistem biasanya memerlukan waktu kurang dari satu menit untuk merender klip 720p dan mengembalikannya dalam format MP4.
Google juga menyebut fitur baru ini bakal memperluas daya tarik Gemini bagi industri pemasaran digital, kreator media sosial, dan sektor pendidikan yang membutuhkan konten dinamis. Dengan demikian, perusahaan berharap mampu menjaga posisi kompetitif sambil menegaskan komitmen pada keamanan dan transparansi generasi konten berbasis AI.
- artificial intelligence (AI)
- Gemini AI
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Menteri Pertanian: Stok Cadangan Beras Pemerintah di Bulog Tembus 5,19 Juta Ton
-
Swiatek Mundur, Sabalenka Tetap Unggulan Utama
-
Belum Jalan, UU Perkeretaapian Meminta Operator Infrastruktur dan Sarana Terpisah
-
AI Sebagai "Penyebab Munculnya" Celah Keamanan Siber
-
1.201 Jamaah Haji Serang Siap Berangkat 2026, Semua Lolos Tes Kesehatan
-
Google Digugat Enam Stasiun Televisi Chile atas Praktik 'Anti-persaingan'
-
Google Kerja Sama AI dengan Pentagon, Ratusan Karyawan Menentang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.