Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BKSDA Musnahkan Tali Jerat di Cagar Alam Rimbo Panti untuk Lindungi Satwa Liar

📅 Jumat, 11 Jul 2025, 19:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
BKSDA Musnahkan Tali Jerat di Cagar Alam Rimbo Panti untuk Lindungi Satwa Liar Doc: Antara Foto
Ket. Tim gabungan BKSDA Resor Pasaman, COP dan PAGARI Panti Selatan, saat memusnahkan jerat di kawasan Cagar Alam (CA) Rimbo Panti, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat,

Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Pasaman, Sumatera Barat melakukan pemusnahan terhadap sejumlah tali jerat di kawasan Cagar Alam (CA) Rimbo Panti.

Kepala BKSDA Resor Pasaman Edi Susilo di Lubuk Sikaping, Jumat, mengatakan pemusnahan jerat-jerat itu dilakukan dalam kegiatan patroli rutin monitor kawasan.

"BKSDA secara rutin melakukan pemusnahan jerat yang ditemukan di kawasan konservasi khususnya Cagar Alam Rimbo Panti. Ada beberapa jerat yang kami musnahkan di lokasi selama patroli tanggal 9-10 Juli 2025," terang Edi Susilo.

Jerat-jerat itu, kata dia, dipasang oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menangkap satwa liar yang dapat membahayakan satwa di kawasan.

"Pemusnahan jerat ini merupakan salah satu upaya BKSDA dalam melindungi satwa liar dan menjaga kelestarian lingkungan Cagar Alam Rimbo Panti," tambahnya.

Jerat, kata dia, kerap dijadikan alat oleh oknum masyarakat untuk menangkap hewan dengan cara menjerat kaki atau bagian tubuh lainnya.

"Jerat sangat berbahaya karena dapat melukai bahkan membunuh satwa liar yang terjerat," katanya.

Cagar Alam Rimbo Panti terkenal sebagai habitat harimau sumatera.

"Selain itu, terdapat pula tapir, beruang madu, serta berbagai jenis primata seperti siamang, owa, dan lutung," katanya.

Selain itu, kata dia ada juga hewan seperti kijang dan rusa yang hidup di Rimbo Panti.

"Jadi perlu perhatian serius bersama dalam menjaga kelestariannya," katanya.

BKSDA Resor Pasaman menggandeng Centre for Orangutan Protection (COP) bersama Patroli Anak Nagari (PAGARI) Panti Selatan, Kecamatan Panti dalam patroli jaga kelestarian Cagar Alam Rimbo Panti.

"Selain memusnahkan jerat yang ditemukan, BKSDA juga melakukan upaya pencegahan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya jerat dan pentingnya menjaga kelestarian satwa," katanya.

Disamping itu, BKSDA juga melakukan pencegahan terhadap aktivitas masyarakat memikat burung yang hidup di kawasan Cagar Alam Rimbo Panti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.