Bupati Purwakarta Tidak Jumawa Tanggapi Hasil Survei Kepuasan Publik

Kamis, 10 Jul 2025, 14:14 WIB

PURWAKARTA – Bupati Purwakarta Jawa Barat, Saepul Bahri Binzein, tidak merasa jumawa dalam menanggapi hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Denny JA, terkait tingginya kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Purwakarta di bawah masa kepemimpinannya.

"Ini masih langkah awal. Kita masih punya banyak PR -pekerjaan rumah-, terutama terkait dengan peningkatan sumber daya manusia, karakter dan kultur masyarakat," kata Bupati di Purwakarta, Kamis (10/7).

Ket. Foto: Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein. — Sumber: ANTARA

Ia menyampaikan peningkatan sumber daya manusia, karakter dan kultur masyarakat ini harus menjadi perhatian. Karena itu menjadi salah satu faktor terbesar yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan lapangan pekerjaan.

Menurut dia, tidak boleh jumawa atas adanya hasil survei itu. Sebab semua yang dilakukan masih permulaan untuk membawa Purwakarta ke arah yang lebih baik lagi.

Bupati selanjutnya mengajak agar semua kalangan masyarakat di wilayah Purwakarta terus melakukan hal-hal yang sederhana.

"Jadi, saya juga mengajak semua pihak untuk memulai dari hal yang sangat sederhana, karena terkadang kita lalai terhadap hal-hal kecil sehingga tak mampu menyelesaikan yang besar," ungkapnya.

Meski demikian, bupati menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat yang menyatakan rasa puasnya atas kebijakan dan kinerja yang selama ini dilakukan.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat. Semoga dengan adanya hasil survei ini bisa menjadi pegangan, untuk terus meningkatkan pelayanan dan mengeluarkan kebijakan yang pro-rakyat," katanya.

LSI Denny JA sebelumnya mengungkapkan hasil survei terbaru mengenai tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein yang cukup tinggi, yaitu mencapai 83,6 persen.

Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah menyampaikan, kepuasan publik atas kinerja Binzein itu melebihi kepuasan terhadap institusinya, Pemerintah Kabupaten Purwakarta yang mencapai 79,5 persen.

"Ini persepsi positif yang melekat begitu kuat terhadap personal figur Binzein dibanding terhadap institusinya," katanya.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa mayoritas publik di Kabupaten Purwakarta Jawa Barat lebih melihat sosok Binzein sebagai bupati dibandingkan dengan lembaga pemerintah yang dipimpinnya.

Survei terkait yang berkaitan dengan kepuasan masyarakat atau publik terhadap kinerja Bupati Purwakarta itu dilaksanakan oleh LSI Denny JA pada 30 Juni sampai 5 Juli 2025.

Metode yang digunakan dalam survei ialah metodologi standar Multistage Random Sampling terhadap 440 responden, melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner, dengan margin of error plus minus 4,8 persen.

Toto menjelaskan, dari hasil survei yang telah dilakukan, kepuasan publik atas kinerja Binzein hampir berbanding lurus dengan persepsi mayoritas publik terhadap keberhasilannya.

"Sekitar 81,6 persen publik menilai Binzein berhasil memimpin Purwakarta. Persepsi positif ini muncul karena ia dianggap sebagai bupati yang rajin turun menyelesaikan langsung persoalan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat," katanya.

Mengenai beberapa program yang dinilai publik sebagai prestasi menonjol, di antaranya pembangunan infrastruktur (33,6 persen), pendidikan (20,5 persen), pertanian (11,8 persen), kesehatan (9,3 persen), ekonomi (8,0 persen), dan program lainnya di bawah 5 persen.

Kemudian untuk isu lain yang juga terpotret dari survei ini ialah mengenai pembangunan sarana dan prasarana transportasi yang dianggap puas oleh 76,6 persen. Begitu juga dengan kepuasan terhadap pelayanan publik yang rata-rata di atas 80 persen. (KR-MAK)

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.