Pasar Tunggu Agenda Penting, Simak Proyeksi IHSG

Senin, 07 Jul 2025, 09:35 WIB

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpo­tensi melemah dalam perdagangan awal pekan ini. Perge­rakan rupiah bakal dipengaruhi kombinasi sentimen eks­ternal dan internal. 

Analis mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi melihat investor terus meman­tau defisit fiskal Amerika Serikat (AS) juga semakin me­ningkat ketika Kongres menyetujui RUU pemotongan pajak besar-besaran Presiden Donald Trump. Di Asia, lanjutnya, hubungan perdagangan antara Tiongkok dan AS mulai me­nunjukkan perbaikan setelag Washington mencabut bebe­rapa kontrol ekspor chip ke Negeri Panda.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Di dalam negeri, Ibrahim menambahkan Bank Indo­nesia (BI) masih memiliki ruang untuk menurunkan suku bunga ke depan. Karenanya, dia memproyeksikan kurs ru­piah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Senin (7/7), bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di kisaran 16.140 – 16.190 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Jumat (6/5), di Jakarta menguat sebesar 10 poin atau 0,06 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.185 rupiah per dollar AS. Ibrahim menilai kurs menguat seiring Rancangan Undang-Undang (RUU) pe­motongan pajak besar-besaran disetujui kongres Amerika Serikat (AS).

“RUU yang memotong pajak, meningkatkan keamanan perbatasan, dan menurunkan pengeluaran jaring penga­man sosial sekarang diserahkan ke meja Trump, menje­lang target 4 Juli yang ia tetapkan untuk menyelesaikan un­dang-undang tersebut,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.