Banjir dan Longsor Landa 18 Kecamatan Kabupaten Bogor

Minggu, 06 Jul 2025, 20:29 WIB

BOGOR – Hujan lebat dua hari di kawasan Bogor telah mengakibatkan bencana banjir dan longsor. Sedikitnya 18 kecamatan Kabupaten Bogor mengalami banjir dan longsor.

“Sebanyak 18 kecamatan dilanda bencana banjir, longsor, dan angin kencang akibat hujan deras yang mengguyur Sabtu dan Minggu,” tandas Bupati Bogor Rudy Susmanto, Minggu.

Ket. Foto: banjir — Sumber: ist

Menurutnya, 18 kecamatan tersebut adalah Kecamatan Megamendung, Leuwisadeng, Tamansari, Cisarua, Dramaga, dan Kemang. Kemudian, Tenjolaya, Cijeruk, Caringin,  Cibungbulang, dan Ciomas. Selanjutnya, Ciampea, Ciawi,  Cigombong, Sukamakmur, Rancabungur, Cigudeg dan Kecamatan Babakan Madang.

Data sementara dari BPBD, total 18 kecamatan dan 33 desa terdampak. Longsor terjadi di 21 titik. Banjir dilaporkan di tujuh titik. “Kami terus bergerak cepat evakuasi dan penanganan,” kata Rudy.

Bencana tersebut juga mengakibatkan tiga warga dilaporkan meninggal dunia. Sedangkan sejumlah infrastruktur dan rumah warga mengalami kerusakan. Adapun tiga korban jiwa masing-masing berasal dari Kecamatan Megamendung dan Kecamatan Cisarua.

Di Megamendung, seorang santri berusia 22 tahun sempat dilaporkan hilang akibat longsor dan telah berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Di Cisarua, dua warga ditemukan meninggal dunia akibat bencana longsor yang terjadi di wilayah itu.

Selain itu, sejumlah warga di Kecamatan Babakan Madang sempat dilaporkan terjebak di jalur pendakian akibat banjir. Seluruhnya telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Rudy menegaskan, Pemkab Bogor bersama TNI, Polri, relawan, dan unsur masyarakat terus berupaya menangani bencana. Ini termasuk evakuasi, pendataan, penyaluran bantuan logistik, dan penyediaan layanan kesehatan bagi warga terdampak.

“Penanganan darurat kita lakukan secepat mungkin. Keselamatan warga menjadi prioritas utama, termasuk logistik, pengungsian, dan pemulihan pascabencana,” tegas Rudy.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan longsor dan banjir, serta segera melaporkan potensi bencana ke layanan darurat 112.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergerak cepat membantu penanganan bencana ini. Sinergi semua elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar situasi cepat pulih,” ujar Rudy.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.