MPR Rangkul 84 Ribu Desa untuk Sosialisasikan Empat Pilar
Jumat, 04 Jul 2025, 09:17 WIBJAKARTA â Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR RI, Siti Fauziah membuka Silaturahmi Nasional (Silatnas) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (3/7).
Turut hadir Anggota MPR RI dari Fraksi PKB, Drs. Mohammad Toha, S.Sos., M.Si., Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen, Sarjono Turin, S.H., M.H., Deputi Bidang Percepatan Fasilitasi dan Perlindungan Kesejahteraan, Dr. Zaidirina, S.E., M.Si., Ketua Umum ABPEDNAS, Ir. H. Indra Utama, M.PWK., IPU, dan anggota Badan Permusyawaratan Desa.
Dalam sambutannya mewakili Wakil Ketua MPR Rusdi Kirana yang berhalangan hadir, Siti Fauziah menyampaikan tugas MPR dalam membangun karakter bangsa adalah melalui pemasyarakatan, pemberdayaan nilai-nilai Pancasila, Undang â Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika.
âTugas MPR ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) sebagaimana telah diubah dengan UU No. 13 Tahun 2019," katanya.
Di tengah kemajuan teknologi yang pesat di era sekarang, kata Siti Fauziah, MPR merangkul desa melalui sosialisasi Empat Pilar MPR kepada seluruh desa di Indonesia yang jumlahnya mencapai 84.000 desa.
Siti Fauziah berharap perangkat desa yang mengikuti sosialisasi Empat Pilar MPR bisa menyebarluaskan kepada masyarakat desa. âDi sinilah bapak dan ibu menjadi kepanjangan tangan MPR untuk menyampaikan ilmu-ilmu (Sosialisasi Empat Pilar) yang diperoleh di Jakarta untuk dibawa kembali ke daerahnya masing-masing,â ujar wanita pertama yang menjadi Sekretaris Jenderal MPR ini.
Karena itu, Ibu Titi, sapaan Siti Fauziah, berharapkepada para anggota BPD untuk bisa menjadi agen yang memasyarakatkan dan membudayakanEmpat Pilar MPR RI di wilayahnya masing-masing.
Di kesempatan yang sama Ketua Umum ABPEDNAS, Ir. H. Indra Utama, M.PWK., IPU menyampikan tujuan diadakannya Silatnas dan Rakernas ini adalah untuk menyuarakan aspirasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari seluruh Indonesia, menyatukan langkah dan persepsi dalam menyukseskan program nasional, meningkatkan kapasitas peran dan posisi tawar BPD secara nasional, dan memperkuat jaringan kerja serta kesejahteraan anggota BPD.
âMari kita jadikan acara ini sebagai titik awal kebangkitan anggota BPD se-Indonesia, bersatu dalam semangat gotong royong untuk membangun desa yang lebih mandiri, demokratis, dan sejahtera,â ungkap Indra.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
BRIN: Pencemaran Sungai Cisadane Berisiko Timbulkan Efek Kesehatan Kronis, Masyarakat Dilarang Konsumsi Air dan Ikannya
-
Kedubes Thailand di Jakarta Buka Lowongan Sopir Full Time, Gaji Rp8,8 Juta per Bulan
-
Pemprov NTB–Pemkot Mataram Siapkan Relokasi Warga Terdampak Banjir Rob
-
Stok Beras Nasional Akhir Tahun Diproyeksikan Mencapai 3 Juta Ton
-
Indonesia Resmi Jadi Negara Pertama yang Kirim Pasukan ke Gaza
-
Usul Komunikasi Politik antara MPR dan Presiden, Firman Subagyo Dorong Kepastian Hukum PPHN
-
MPR Harap Masyarakat Terus Tingkatkan Pengetahuan untuk Hadapi Perubahan Iklim
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.