AI Tak Terbendung, Komdigi Perkuat Komitmen Jaga Integritas Informasi dan Keselamatan Jurnalis

Minggu, 21 Jun 2026, 13:33 WIB

JAKARTA - Pemerintah Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam menjaga integritas informasi, serta meningkatkan keselamatan jurnalis di tengah derasnya industri kecerdasan buatan (AI).

Komitmen itu ditunjukkan dalam The 70th Meeting of the Bureau of the Intergovernmental Council of UNESCO’s International Programme for the Development of Communication (IPDC) yang berlangsung di Kantor Pusat UNESCO, Paris, Prancis.

Ket. Foto: The 70th Meeting of the Bureau of the Intergovernmental Council of UNESCO’s International Programme for the Development of Communication (IPDC) yang berlangsung di Kantor Pusat UNESCO, Paris, Prancis. — Sumber: antara foto

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Fifi Aleyda Yahya mengatakan bahwa perkembangan teknologi saat ini telah mengubah secara fundamental cara masyarakat memproduksi, mengonsumsi, dan mempercayai informasi.

"Karena itu, diperlukan kolaborasi global untuk memastikan transformasi digital berjalan seiring dengan perlindungan terhadap kualitas informasi publik,” kata Fifi Aleyda Yahya dalam keterangan resminya, Minggu (21/6).

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia hadir sebagai Wakil Ketua Grup IV IPDC dan berpartisipasi dalam pembahasan arah kebijakan pengembangan media global yang kini menghadapi disrupsi teknologi digital dan kecerdasan artifisial.

Forum yang dibuka oleh UNESCO Assistant Director-General for Communication and Information, Mariya Gabriel, serta dipimpin Chair IPDC Ambassador Kano Takehiro itu menyepakati sejumlah langkah strategis untuk memperkuat keberlanjutan media, integritas informasi, jurnalisme lingkungan, hingga pemanfaatan AI.

Sebanyak 48 proyek internasional untuk periode 2026-2027 disetujui untuk memperoleh pendanaan, sementara isu dampak AI terhadap jurnalisme ditetapkan sebagai salah satu agenda utama dalam Sidang Dewan IPDC mendatang.

Sementara itu, Wakil Delegasi Tetap Republik Indonesia untuk UNESCO, Satrya Wibawa, menilai posisi Indonesia sebagai Wakil Ketua Grup IV memberikan peluang strategis untuk memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang, termasuk penguatan kapasitas jurnalis dan pemanfaatan AI bagi infrastruktur media.

"Sebagai Wakil Ketua Grup IV IPDC, Indonesia dapat mendorong langkah-langkah praktis melalui penguatan koordinasi antarnegara anggota, identifikasi kebutuhan prioritas sektor media, peningkatan kapasitas jurnalis, serta memastikan isu keselamatan jurnalis, literasi media, dan transformasi digital menjadi bagian penting agenda kerja IPDC ke depan," ujarnya.

Dia melanjutkan bahwa pembahasan mengenai dampak AI terhadap jurnalisme, menjadi sangat relevan bagi Indonesia yang tengah menjalankan transformasi digital secara masif.

"Penguatan pemanfaatan AI bagi infrastruktur media Indonesia menjadi isu yang sangat signifikan," lanjut dia.

Bagi Indonesia, pembahasan tersebut memiliki arti penting karena masa depan media tidak hanya ditentukan oleh kemampuan beradaptasi terhadap teknologi, tetapi juga oleh kemampuan menjaga kepercayaan publik di tengah banjir informasi dan maraknya disinformasi.

Melalui keterlibatan aktif dalam UNESCO IPDC, Indonesia menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga turut berkontribusi dalam merumuskan arah kebijakan global yang memastikan transformasi digital berjalan secara inklusif, bertanggung jawab, dan berpihak pada kepentingan publik.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.