Tarif Pendakian Gunung Fuji Naik Jadi 4.000 Yen

Selasa, 01 Jul 2025, 15:19 WIB

TOKYO - Musim pendakian Gunung Fuji di Jepang resmi dibuka pada Selasa (1/7) dengan tarif 4.000 yen atau sekitar Rp450.000, naik dua kali lipat dari sebelumnya.

Prefektur Yamanashi menaikkan biaya pendakian Fuji untuk mengatasi kepadatan pendaki dan dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Jumlah pendaki yang diperbolehkan naik ke atas gunung itu maksimal hanya 4.000 orang per hari melalui Jalur Yoshida — rute paling populer menuju puncak Fuji yang tingginya 3.776 meter di atas permukaan laut.

Jalur tersebut rencananya akan dibuka hingga 10 September mendatang.

"Saya berhasil (tiba di puncak) tepat waktu untuk melihat matahari terbit. Saya senang sekali. Saya juga ingin mendaki gunung di negara lain," kata Shiho Miyaoka, siswa SMA dari Kyoto yang mendaki ke puncak tertinggi di Jepang itu bersama orang tuanya.

Pemerintah setempat memperketat aturan pendakian karena meningkatnya jumlah pengunjung asing dan tingginya kekhawatiran tentang banyaknya pendaki yang kurang persiapan dalam beberapa tahun terakhir.

Pendaki yang tidak memiliki reservasi menginap di pondok gunung akan dilarang melewati gerbang di pos ke-5 mulai pukul 14.00 — dua jam lebih awal dari tahun lalu — sampai pukul 03.00 pagi.

Pendaki yang akan menggunakan Jalur Yoshida juga harus menyetujui persyaratan yang ditetapkan pemerintah setempat ketika melakukan reservasi secara daring. Persyaratan itu termasuk memakai pakaian hangat dan alas kaki yang sesuai.

Pegawai negeri yang ditugaskan menjadi "penjaga Gunung Fuji" di gerbang akan memberikan panduan keselamatan. Mulai musim ini, mereka berhak melarang masuk pengunjung yang tidak mengenakan pakaian memadai.

Tiga jalur pendakian lain di Prefektur Shizuoka rencananya akan dibuka pada 10 Juli. Pemerintah setempat juga akan mengenakan tarif 4.000 yen, tetapi tidak membatasi jumlah pendaki.

Gunung Fuji, yang ditetapkan sebagai Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO pada 2013, menarik ratusan ribu orang setiap tahun selama musim pendakian resmi hingga September. Ant/Kyodo

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.