Musim Pendakian Gunung Fuji di Jepang Dimulai, Biaya Masuk Dua Kali Lipat!
Selasa, 01 Jul 2025, 15:30 WIBTOKYO - Â Musim pendakian Gunung Fuji di Jepang dimulai saat jalur paling populer dibuka hari Selasa (1/7). Pemerintah lokal mengenakan biaya dua kali lipat yakni 4.000 yen ($28) kepada pengunjung untuk mengurangi kepadatan dan dampak terhadap lingkungan.
Kyodo melaporkan, Prefektur Yamanashi menerima maksimal 4.000 pendaki per hari di Jalur Yoshida, rute yang paling umum digunakan menuju puncak gunung setinggi 3.776 meter, yang dijadwalkan tetap dibuka hingga 10 September.
"Saya tiba tepat waktu untuk melihat matahari terbit. Saya sangat senang. Saya ingin mendaki gunung di negara lain juga," kata Shiho Miyaoka, seorang siswa SMA dari Kyoto yang datang ke puncak tertinggi Jepang bersama orang tuanya untuk melihat matahari terbit.
Prefektur tersebut memperketat tindakan di tengah meningkatnya jumlah pengunjung asing dan meningkatnya kekhawatiran tentang banyaknya pendaki yang tidak siap di gunung tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
Mereka yang tidak memiliki reservasi untuk menginap di pondok pegunungan akan dicegah melewati gerbang di stasiun ke-5 mulai pukul 2 siang, dua jam lebih awal dari tahun lalu, hingga pukul 3 pagi.
Orang yang berencana menggunakan Jalur Yoshida juga harus menyetujui ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah setempat saat melakukan reservasi online, termasuk penggunaan pakaian hangat dan alas kaki yang sesuai.
Pejabat pemerintah setempat yang bertindak sebagai "penjaga Gunung Fuji" di gerbang akan memberikan panduan keselamatan. Mulai musim ini, mereka dapat melarang masuknya pengunjung yang berpakaian minim.
Tiga jalur lain di sisi gunung di Prefektur Shizuoka dijadwalkan dibuka pada 10 Juli, dengan pemerintah setempat juga mengenakan biaya 4.000 yen tetapi tanpa batas atas jumlah pendaki.
Gunung Fuji, yang ditetapkan sebagai situs Warisan Budaya Dunia UNESCO pada tahun 2013, menarik ratusan ribu orang setiap tahun selama musim pendakian resminya hingga bulan September.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.